Banjir Sumatra
Bupati Menangis Bantuan Tidak Datang, Gubernur Aceh Minta Jangan Cengeng
Lambatnya bantuan yang datang ke lokasi banjir bandang yang terdampak parah membuat kepala daerah pusing tujuh keliling
Ringkasan Berita:
- Gubernur Aceh, H. Muzakkir Manaf (Mualem), menekankan agar seluruh bupati di Aceh bersikap proaktif dan bertanggung jawab dalam menangani banjir.
- Bupati Ismail A. Jalil meneteskan air mata saat menjelaskan sebagian warga kelaparan dan beberapa jenazah korban banjir belum dapat dievakuasi karena akses terputus.
- Bupati Aceh Utara meminta pemerintah pusat turun tangan segera dengan menyalurkan perahu, logistik, dan tenaga evakuasi.
TRIBUNTANGERANG.COM, BAND ACEH- Lambatnya bantuan yang datang ke lokasi banjir bandang yang terdampak parah membuat kepala daerah pusing tujuh keliling.
Banyak kepala daerah merasa tidak mampu menangani banjir dan longsor di wilayahnya karena minimnya sumber daya yang dimiliki kabupaten.
Ketidakmampuan itu juga dirasakan bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil. Dia mengeluhkan karena bantuan sangat sedikit dan ketidakhadiran menteri di wilayahnya.
Ismail bahkan menangis karena banyak warganya kelaparan dan ada jenazah yang belum dievakuasi.
Merespons hal itu, Gubernur Aceh H. Muzakkir Manaf atau Mualem menegaskan agar seluruh bupati di provinsi itu tidak mudah menyerah dalam menghadapi banjir yang melanda berbagai wilayah.
Dalam wawancara dengan Serambinews.com, Kamis (4/12/2025), Mualem meminta kepala daerah bersikap proaktif dan bertanggung jawab dalam menangani bencana.
“Jangan cengeng menjadi bupati, itu saja sudah mengundurkan diri. Kita harus membantu masyarakat, jangan lari dari tanggung jawab dan jangan pakai alasan tidak tahu,” ucapnya.
Mualem juga menekankan, kepala daerah yang tidak mampu menghadapi bencana sebaiknya diganti agar penanganan lebih efektif.
“Saya menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Aceh, yang cengeng mundur saja, ganti yang lain tidak masalah,” tambahnya.
Bantuan Darurat ke Wilayah Terdampak
Gubernur Aceh turun langsung ke Aceh Timur dan Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan darurat berupa beras, bahan pokok, dan air minum kemasan.
Beberapa wilayah yang terdampak parah meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireun, Takengon, dan Bener Meriah.
“Kita terus mengirim sembako dan kebutuhan mendesak lainnya. Pemerintah provinsi sudah bekerja maksimal saat ini,” kata Mualem.
Mualem juga menekankan pentingnya dana besar untuk rehabilitasi pasca banjir. Ratusan ribu rumah rusak atau hilang, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireun, hingga Pidie Jaya.
Bupati Aceh Utara Ungkap Kondisi Warga
Di Aceh Utara, suasana haru pecah di posko pengungsian saat Bupati Ismail A. Jalil tidak mampu menahan tangis saat menyampaikan kondisi warganya.
| Minta Maaf Soal Penanganan Bencana di Sumatra, Gibran: Saya Pastikan Pemerintah Berupaya Maksimal |
|
|---|
| Detik-Detik Rakit Wagub Aceh Terbalik, 8 Penumpang Nyaris Hanyut |
|
|---|
| Percepat Penanganan Bencana Banjir Sumatra, Kades Diizinkan Pakai Anggaran Dana Desa |
|
|---|
| Tersangka Pembalakan Liar di Tapsel Sudah Ditemukan, Kapolri: Kita Naikan ke Penyidikan |
|
|---|
| 11 Nama yang Disebut Bupati Tapsel Sebagai Bos Penebangan Pohon: Izinnya Pun Kami Tak Dilibatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ismail-A-Jalil.jpg)