Banjir Sumatra
Pasang Muka Memelas, Mirwan MS Minta Maaf Pergi Umrah saat Aceh Selatan Dilanda Banjir
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akhirnya menyampaikan permintaan maaf karena berangkat umrah saat wilayahnya sedang dilanda banjir
“DPP Gerindra memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” ujarnya.
Sugiono menyebut tindakan Mirwan tidak mencerminkan sikap kepemimpinan yang diharapkan partai, terlebih dilakukan saat warga daerahnya terdampak bencana dikutip dari Tribunnews
Klarifikasi dari Bupati Mirwan MS
Setelah kritik meluas, Mirwan MS memberikan klarifikasi melalui unggahan di media sosial.
Ia menyebut telah meninjau lokasi bencana empat hari sebelum keberangkatan dan menilai sebagian wilayah sudah membaik.
Mirwan juga menyampaikan bahwa keberangkatannya bertepatan dengan ulang tahun sang istri, sehingga menjadi urusan pribadi keluarga.
Sosok Bupati Aceh Selatan Mirwan MS
Mirwan MS merupakan Bupati Aceh Selatan periode 2025–2030 dari Partai Gerindra.
Ia dilantik pada 17 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada 2024 bersama wakilnya, Baital Mukadis, dengan perolehan 51.609 suara atau 36,32 persen dari total suara sah.
Mirwan lahir di Peulumat, Aceh, pada 9 Maret 1975.
Sebelum menjabat sebagai bupati, ia dikenal sebagai pengusaha yang memulai karier usaha sejak tahun 2000 dan sempat bekerja di sejumlah perusahaan dengan posisi strategis.
Dalam perjalanan politiknya, Mirwan pernah mencalonkan diri pada Pilkada Aceh Selatan 2018 namun belum berhasil.
Ia kembali maju pada Pilkada 2024 dan menang dalam kontestasi tersebut.
Umrah saat Wilayahnya Dihantam Banjir
Nama Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS kini tengah menjadi sorotan publik di Indonesia.
Pasalanya di tengah bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera, Mirwan MS justru pergi umrah.
Meski mengaku wilayahnya tidak terlalu berdampak, namun kondisi beberapa kabupaten di Aceh yang masih membutuhkan bantuan mendesak membuat keputusannya dipertayakan.
Sebagai informasi, beberapa wilayah di Provinsi Aceh mengalami banjir yang parah, yakni:
- Aceh Tamiang: Wilayah ini dilaporkan mengalami dampak terparah, dengan beberapa daerah terisolasi, putusnya jaringan komunikasi dan listrik, serta krisis air bersih. Ibu kota Kuala Simpang sempat terendam banjir hingga setinggi 2-3 meter.
- Aceh Timur: Jejak lumpur sisa banjir dilaporkan mencapai setinggi atap di beberapa lokasi.
- Aceh Utara: Bencana banjir dan tanah longsor menimbulkan kerusakan parah di lebih dari 20 kecamatan, menyebabkan ribuan warga mengungsi.
- Bireuen
- Bener Meriah
- Aceh Tengah
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Minta Maaf Soal Penanganan Bencana di Sumatra, Gibran: Saya Pastikan Pemerintah Berupaya Maksimal |
|
|---|
| Detik-Detik Rakit Wagub Aceh Terbalik, 8 Penumpang Nyaris Hanyut |
|
|---|
| Percepat Penanganan Bencana Banjir Sumatra, Kades Diizinkan Pakai Anggaran Dana Desa |
|
|---|
| Tersangka Pembalakan Liar di Tapsel Sudah Ditemukan, Kapolri: Kita Naikan ke Penyidikan |
|
|---|
| 11 Nama yang Disebut Bupati Tapsel Sebagai Bos Penebangan Pohon: Izinnya Pun Kami Tak Dilibatkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Mirwan.jpg)