Rabu, 3 Juni 2026

Tangsel Alihkan 500 Ton Sampah per Hari ke Serang Mulai 2026

500 ton sampah per hari dari Kota Tangerang Selatan direncanakan dialihkan ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir Cilowong, Kota Serang.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
ILUSTRASI SAMPAH - Kerja sama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Kota Tangsel dan Pemerintah Kota Serang dengan durasi kerja sama selama empat tahun.  

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Sebanyak 500 ton sampah per hari dari Kota Tangerang Selatan direncanakan dialihkan ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir Cilowong, Kota Serang, mulai Januari 2026. 

Pengalihan ini menjadi bagian dari kerja sama lintas daerah yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Banten sebagai solusi teknis atas keterbatasan kapasitas pengelolaan sampah di Tangsel.

Kerja sama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Kota Tangsel dan Pemerintah Kota Serang dengan durasi kerja sama selama empat tahun. 

Diketahui, proses administrasi dan penetapan teknis masih dalam tahap finalisasi.

Sekretaris Daerah Pemkot Tangsel, Bambang Noertjahjo, menyatakan pengalihan sampah ke TPSA Cilowong merupakan langkah strategis untuk mengurangi tekanan berlebih pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang kapasitasnya terbatas.

“Pengalihan 500 ton sampah per hari ke Kota Serang adalah solusi konkret dan terukur untuk menekan penumpukan sampah di Tangsel, khususnya dalam masa darurat saat ini,” ujar Bambang kepada TribunTangerang.com, Kamis (25/12/2025).

Saat ini, produksi sampah Tangsel mencapai sekitar 1.100 ton per hari, sementara TPA Cipeucang hanya mampu menampung sekitar 400 ton per hari. 

Baca juga: Bawa Keranda dan Hampar Sampah, Warga Protes Bau Sampah di DPRD Tangsel

Kondisi tersebut menyebabkan kelebihan sampah harian yang berisiko menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat.

Melalui kerja sama lintas daerah ini, sebagian beban pengelolaan sampah Tangsel akan dialihkan secara terstruktur ke TPSA Cilowong.

Pemerintah daerah menilai langkah ini sebagai solusi teknis jangka menengah sambil menunggu penguatan sistem pengelolaan sampah jangka panjang di Tangsel.

Kerja sama Tangsel dengan Kota Serang difasilitasi langsung Gubernur Banten Andra Soni. Sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, gubernur memiliki kewenangan dalam pembinaan dan fasilitasi kerja sama antar kabupaten/kota.

Pemprov Banten tidak hanya memfasilitasi penandatanganan MoU, tetapi juga memberikan dukungan administratif dan teknis, termasuk koordinasi regulasi, pengaturan operasional pengiriman sampah, serta monitoring pelaksanaan kerja sama.

Pemkot Tangsel mengapresiasi peran aktif Pemprov Banten dalam mempercepat realisasi solusi lintas wilayah tersebut.

Baca juga: Pengamat Sebut Masalah Sampah di Tangsel Bisa Dibawa ke Jalur Hukum: Harus Ada Solusi

Pengalihan sampah ini diharapkan mampu mengurangi penumpukan sampah di sejumlah titik di Tangsel secara signifikan. Di sisi lain, kerja sama ini juga menuntut kesiapan infrastruktur dan operasional TPSA Cilowong agar mampu menerima tambahan volume sampah secara berkelanjutan.

Pemkot Tangsel, lanjut Bambang, memastikan seluruh proses pengangkutan dan pengelolaan sampah akan dilakukan sesuai standar teknis dan ketentuan lingkungan yang berlaku, dengan pengawasan dari pemerintah provinsi dan kementerian terkait.

Pengalihan sampah ke Kota Serang merupakan bagian dari strategi multi-pilar penanganan sampah Tangsel. Selain kerja sama lintas daerah, Pemkot Tangsel juga mengoperasikan kembali TPA Cipeucang secara terbatas, mengoptimalkan 54 unit TPS3R, serta menyiapkan solusi jangka panjang berupa perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern.

Pemkot Tangsel menargetkan pengiriman sampah ke TPSA Cilowong dapat mulai berjalan efektif pada Januari 2026 setelah seluruh proses administrasi dan teknis diselesaikan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat, baik di Tangsel maupun di wilayah tujuan,” tutup Bambang.(m30)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved