Wawancara Eksklusif
Strategi Perseroda PITS Tangsel Bangun IPA Anke–Cisadane hingga 2028
Pencapaian tersebut ditopang pengembangan infrastruktur strategis, di antaranya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Anke dan Cisadane.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Banyak masyarakat mengira persoalan air bersih hanya soal ada atau tidaknya air yang mengalir di rumah. Padahal, urusan air minum jauh lebih kompleks, mulai dari ketersediaan sumber baku, kapasitas produksi, jaringan perpipaan, hingga keberlanjutan lingkungan.
Di Kota Tangerang Selatan, upaya pemenuhan layanan air bersih tidak hanya bicara soal menambah pelanggan, tetapi memastikan seluruh wilayah baik kawasan pengembang maupun non pengembang mendapat akses air perpipaan yang aman dan sehat.
Melalui Perseroda PITS, Pemkot Tangsel menargetkan cakupan layanan air bersih mencapai 100 persen pada 2028, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM).
Dalam perbincangan bersama Warta Kota Network, Direktur Utama Perseroda PITS Kota Tangerang Selatan,Tubagus Hendra Suherman menjelaskan pencapaian tersebut ditopang pengembangan infrastruktur strategis, di antaranya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Anke dan Cisadane.
Kedua proyek tersebut ditargetkan mampu menambah kapasitas produksi hingga hampir 1.000 liter per detik dan melayani lebih dari 115 ribu sambungan rumah, khususnya di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan air perpipaan.
Baca juga: Prinsip ‘Tabah Sampai Akhir’ Bawa Perseroda PITS Tangsel Keluar dari Krisis Puluhan Miliar
Berikut wawancara eksklusif Manajer Peliputan Warta Kota Network, Eko Priyono, bersama Direktur Utama Perseroda PITS mengulas langkah, tantangan, dan target pemenuhan layanan air bersih menuju 100 persen di Tangsel.
Bagaimana kondisi layanan air bersih di Tangerang Selatan saat ini?
Kota Tangerang Selatan sejak awal sudah dibangun oleh pengembang-pengembang besar seperti BSD, Bintaro, dan Alam Sutera. Mereka sudah memiliki sistem pengolahan air sendiri. Perseroda PITS masuk untuk melayani wilayah di luar kawasan pengembang tersebut.
Apa peran Perseroda PITS di tengah kondisi tersebut?
Peran kami adalah menyisir wilayah-wilayah yang belum terlayani air perpipaan, terutama kawasan non-pengembang, agar masyarakat di seluruh Tangsel bisa mendapatkan akses air bersih.
Berapa jumlah pelanggan Perseroda PITS saat ini?
Saat ini jumlah pelanggan aktif Perseroda PITS sekitar 13 ribu sambungan rumah. Jumlah ini masih kecil karena sebagian besar kawasan pengembang besar sudah memiliki layanan air sendiri.
Apa tantangan utama dalam menambah jumlah pelanggan?
Salah satu tantangan utamanya adalah masih banyak masyarakat yang menggunakan air tanah karena kualitasnya masih dianggap baik, sehingga enggan beralih ke air perpipaan.
| Sebar Nomor Pribadi, Jadi Strategi Jitu Arief Wibowo Advokasi 400 Keluhan Warga Kota Tangerang |
|
|---|
| Disnaker Tangsel Ungkap Fakta Kerja Belum Tentu Berpenghasilan |
|
|---|
| Resmi Menjabat Lagi, Wali Kota Tangsel Dihadapkan Oleh Darurat Sampah |
|
|---|
| Perjalanan Karier Andra Soni, Dari Pengantar Surat hingga Menjadi Gubernur Banten Terpilih |
|
|---|
| Ketua Fraksi PKS DPRD Tangsel Dadang Darmawan Bicara Pengalaman di DPRD dan Komitmen untuk Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Tubagus-Hendra-Suherman-3836.jpg)