Kenaikan BBM Bikin Operasional Bus Sekolah Tangsel Tertekan
Kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai berdampak terhadap anggaran operasional Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
“Iya nanti akan kita kaji lagi, tentu di perubahan APBD akan kita lakukan penyesuaian sehingga bisa sampai akhir tahun,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, kenaikan harga BBM memang membawa dampak terhadap pembiayaan operasional kendaraan pelayanan publik. Terlebih, armada bus sekolah menggunakan bahan bakar solar nonsubsidi.
“Memang pasti akan punya pengaruh, itu menggunakan solar,” kata wali kota 2 Periode itu.
Meski demikian, Benyamin menegaskan Pemkot Tangsel tidak akan menghentikan layanan publik hanya karena keterbatasan anggaran akibat kenaikan BBM. Pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelajar, disebut tetap menjadi prioritas
"Saya prinsipnya tidak akan berhenti memberikan layanan publik kepada masyarakat, sekolah-sekolah,” ungkapnya.
Benyamin memastikan Pemkot Tangsel akan memenuhi kebutuhan operasional layanan pendidikan hingga akhir tahun anggaran.
"Berapapun kebutuhannya untuk beroperasinya sekolah, pelayanan kepada anak sekolah, kota penuhi sampai akhir tahun,” pungkasnya. (m30)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| 1.000 Rumah Tak Layak di Tangsel, 329 Bisa Dibedah Tahun Ini |
|
|---|
| Cerita Warga Tangsel Keluhkan Akses Jalan Macet Parah Pasca Hujan Deras Picu Banjir |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Kamis 7 Mei 2026: Sebagian Hujan Ringan |
|
|---|
| Macet dan Banjir di Tanah Tingal, Pemkot Tangsel Ungkap Kewenangan Ada di Pemprov Banten |
|
|---|
| Warga Keluhkan Macet dan Minim Transportasi Pasca Banjir Tanah Tingal Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/BUS-SEKOLAH-688.jpg)