Sabtu, 9 Mei 2026

Kenaikan BBM Bikin Operasional Bus Sekolah Tangsel Tertekan

Kenaikan harga BBM nonsubsidi mulai berdampak terhadap anggaran operasional Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan. 

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
BUS SEKOLAH - Kenaikan harga Pertamina Dex membuat Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan kekurangan anggaran operasional sekitar Rp400 juta untuk bus sekolah dan mobil PJU pada 2026, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

“Iya nanti akan kita kaji lagi, tentu di perubahan APBD akan kita lakukan penyesuaian sehingga bisa sampai akhir tahun,” ujar Benyamin.

Menurut Benyamin, kenaikan harga BBM memang membawa dampak terhadap pembiayaan operasional kendaraan pelayanan publik. Terlebih, armada bus sekolah menggunakan bahan bakar solar nonsubsidi.

“Memang pasti akan punya pengaruh, itu menggunakan solar,” kata wali kota 2 Periode itu.

Meski demikian, Benyamin menegaskan Pemkot Tangsel tidak akan menghentikan layanan publik hanya karena keterbatasan anggaran akibat kenaikan BBM. Pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelajar, disebut tetap menjadi prioritas

"Saya prinsipnya tidak akan berhenti memberikan layanan publik kepada masyarakat, sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Benyamin memastikan Pemkot Tangsel akan memenuhi kebutuhan operasional layanan pendidikan hingga akhir tahun anggaran.

"Berapapun kebutuhannya untuk beroperasinya sekolah, pelayanan kepada anak sekolah, kota penuhi sampai akhir tahun,” pungkasnya. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved