Kesehatan
Anak-anak Makan Banyak Buah dan Sayuran Memiliki Kesehatan Mental Lebih Baik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan buah dan sayuran lebih tinggi sangat terkait dengan kesehatan mental lebih baik pada anak-anak.
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Penelitian menunjukkan bahwa diet kaya buah dan sayuran segar baik untuk pikiran.
Pola makan banyak buah dan sayuran itu juga bisa diterapkan kepada anak-anak yang sedang tumbuh kembang.
Penelitian itu dipublikasikan di BMJ Nutrition, Prevention & Health.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan buah dan sayuran lebih tinggi sangat terkait dengan kesehatan mental lebih baik pada anak-anak.
Selain itu, penelitian menunjukkan sarapan dan makan siang bergizi dikaitkan dengan kesejahteraan emosional, berapa pun usia Anda.
Penelitian fokus pada anak-anak, nutrisi baik, dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental.
"Tampaknya ada lebih banyak stres dan kecemasan pada anak-anak sekarang, terutama dengan pandemi dan berada di rumah terlalu lama," kata Audrey Koltun, RDN, CDCES, CDN, ahli endokrinologi pediatrik di Cohen Children's Medical Center, New York.
Baca juga: Makanan Ini Bisa Menyebabkan Alergi, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Baca juga: Selama Perawatan, Pasien Demam Berdarah Dengue Dilarang Konsumsi 3 Jenis Makanan Ini
Untuk mengeksplorasi apakah pilihan makanan dapat dikaitkan dengan kesehatan mental, peneliti menggunakan survei lebih dari 50 sekolah di Inggris.
Penelitian terhadap 11.000 siswa disurvei dan di antara yang disurvei ini sebanyak 8.823 responden valid.
Survei menunjukkan bukti bahwa skor kesehatan mental rata-rata 46,6 dari 70 untuk anak-anak sekolah menengah dan 46 dari 60 untuk anak-anak sekolah dasar.
Dari jumlah tersebut, 25 persen anak sekolah menengah dan 28,5 persen anak sekolah dasar melaporkan makan lima porsi buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari.
Sepuluh persen dan sembilan persen, tidak makan buah dan sayuran.
Sekitar 21 persen anak-anak sekolah menengah dan 12 persen siswa sekolah dasar hanya makan minuman non-energi atau tidak sarapan, sementara 11 persen tidak makan siang.
Penelitian menemukan bahwa siswa makan satu atau dua porsi harian buah dan sayuran mencetak 1,42 unit lebih tinggi.
Baca juga: 10 Alternatif Makanan Sehat Pengganti Roti, dari Sayuran hingga Umbi-umbian
Baca juga: 4 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Jerawat, Batasi Jika Tak Ingin Jerawat Meradang
Sedangkan makan tiga atau empat porsi menunjukkan peningkatan 2,34 unit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/makan-sayuran11010.jpg)