Breaking News:

PPKM Memasuki Level 2, Bandara Soekarno Hatta Dipadati Pengunjung

Antrean panjang check-in tersebut, sampai menyebabkan salah seorang penumpang, batal untuk berangkat, karena jadwal penerbangannya sudah terlewat.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Gilbert Sem Sandro
Hari ke dua Kota Tangerang memasuki status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) Level 2, Bandara Soekarno-Hatta dipadati pengunjung, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Hari ke dua Kota Tangerang memasuki status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) Level 2, Bandara Soekarno-Hatta dipadati pengunjung, Rabu (20/10/2021).

Melalui pantauan Wartakotalive.com pada terminal 2 keberangkatan, satu persatu penumpang penerbangan berdatangan masuk ke dalam ruang boarding pass.

Selain itu, barisan panjang penumpang terlihat memadati meja check-in sebelum melakukan pemberangkatan.

Bahkan, antrean panjang check-in tersebut, sampai menyebabkan salah seorang penumpang, batal untuk berangkat, karena jadwal penerbangannya sudah terlewat.

Penumpang tersebut bernama Ramdan, warga Bogor, Jawa Barat. 

Ramdan penumpang tujuan Banjarmasin, harus rela tiket penerbangan miliknya hangus, karena terlambat melakukan boarding pass.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak Persyaratannya Berikut

Menurutnya, keterlambatan jadwal penerbangannya tersebut disebabkan oleh antrean check-in penumpang yang terlalu panjang, karena masyarakat mulai bepergian ketika peraturan PPKM mulai diperlonggar.

"Antrean di meja check-in panjang bangat, jadinya saya terlambat ikut penerbangan yang seharusnya berangkat ke Banjarmasin," ujar Ramdan saat diwawancarai Wartakotalive.com, Rabu (20/10/2021).

"Enggak tau ya kenapa bisa padat begini penumpangnya, mungkin karena PPKM udah turun ke level 2, jadi masyarakat mulai pada bepergian lagi," imbuhnya.

Akibat mengalami keterlambatan itu, Ramdan hanya dapat pasrah sejumlah uang yang sudah dikeluarkan untuk membeli tiket hilang begitu saja.

Ia hanya dapat berharap, dapat diberikan kompensasi untuk menjadwalkan ulang penerbangannya.

Pasalnya penyebab keterlambatan bukan berasal dari dirinya, akan tetapi karena kepadatan pengunjung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved