Virus Corona

Waspada Virus Corona Omicron Asal Afrika Tingkat Mutasi 50 Kali

irus corona Omicron asal Afrika dalam kategori kewaspadaan tertinggi yaitu variant of concern (VOC).

bbc.co.uk/kompas.com
Ilustrasi - varia virus Corona Omicorn asal Afrika paling banyak bermutasi. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - WHO sudah menggolongkan varian baru Virus Corona B.1.1.529 atau virus corona Omicron asal Afrika dalam kategori kewaspadaan tertinggi yaitu variant of concern (VOC).

Keputusan ini berdasarkan pada rekomendasi WHO's Technical Advisory Group on SARS-CoV-2 Virus Evolution (TAG-VE) dan diberi nama Omicorn.

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI dan Guru Besar FKUI, Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan ada beberapa pertimbangan kenapa dijadikan sebagai VOC.

Pertama karena banyaknya mutasi yang terjadi. Kata Tjandra, ada yang mengatakan 30 di spike protein.

Namun ada pula yang menyatakan sampai 50 total mutasi.

Baca juga: Anies Baswedan Merendah, Sebut Keberhasilan Menangani Pandemi Virus Corona Berkat Kerja Kolosal

Baca juga: Pandemi Virus Corona Mereda, Penjualan Properti Mulai Tancap Gas

Dan ini merupakan mutasi terbanyak dari virus COVID-19 selama ini dan sebagian mutasi ini adalah baru.

Sejauh ini mutasi yang amat banyak ini dikhawatirkan berhubungan dengan 3 hal.

Pertama, penyebaran yang cepat dan sudah sudah terjadi di Afrika.

Kedua adanya kemungkinan infeksi ulang.

Dan ketiga, serangan pada sistem imun.

"Karena 30 mutasi terjadi di spike protein, sementara vaksin biasanya bekerja melakui spike protein, maka memang ada kekawatiran tentang dampak varian baru ini pada efikasi vaksin," ungkap Tjandra kepada Tribunnews.com, Sabtu (27/11/2021).

Sekarang produsen vaksin sedang melakukan penelitian.

Diantaranya seperti vaksin Moderna dan vaksin Astrazeneca.

Tentunya langkah ini akan diikuti produsen vaksin lainnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved