Sidang Munarman

Hari Ini Mantan Sekum FPI Munarman Jalani Sidang Kasus Dugaan Tindak Pidana Terorisme di PN Jaktim

Eks Sekretaris Umum FPI, Munarman, akan menjalani sidang kasus dugaan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu (8/12/2021)

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Rendy Renuki
ISTIMEWA
Munarman ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Eks Sekretaris Umum (Sekum) FPI, Munarman, akan menjalani sidang kasus dugaan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Rabu (8/12/2021). 

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengatakan sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut akan digelar secara virtual. 

"Sidang akan berlangsung pukul 09.00 WIB. Masih online," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (7/12/2021) malam.

Baca juga: Saat Sidang Berlangsung Jaksa Malah Main HP, Kuasa Hukum Munarman Protes, Hakim Beri Peringatan

Baca juga: Masih Koordinasi, Densus 88 Belum Limpahkan Munarman kepada Jaksa

Baca juga: Berkas Perkara Lengkap, Densus 88 Segera Serahkan Munarman dan Barang Bukti kepada Jaksa

Nantinya, Munarman akan mengikuti persidangan secara virtual dari tempatnya ditahan.

Padahal, Munarman dan tim penasihat hukumnya sempat protes saat sidang yang digelar pada Rabu (1/12/2021). 

Alasannya, Munarman dan tim penasihat hukum menerima penetapan sidang bakal digelar secara offline atau menghadirkan langsung terdakwa di dalam ruang sidang.

BERITA VIDEO: LIVE WARTA KOTA PAGI TERKINI : Rabu,8 Desember 2021

Sementara itu, anggota tim penasihat hukum Munarman, Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa klienya dimungkinkan untuk dihadirkan secara virtual saat pembacaan dakwaan dari JPU.

"Belum tahu. Mungkin online lagi," kata Aziz.

Adapun untuk nama Humas dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tidak ditulis berdasarkan permintaan narasumber karena menyangkut perkara terorisme. 

Kerahasiaan identitas majelis hakim ini diatur dalam Pasal 34 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan Pasal 64 PP 77 Tahun 2019.

Dalam kedua pasal itu diatur penegak hukum dan juga aparat keamanan yang menangani terorisme meliputi penyidik, penuntut umum, hakim, serta petugas pemasyarakatan dapat perlindungan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved