Breaking News:

Libur Nataru

Polisi Berhasil Amankan 800 Lembar Narkoba Jenis LAD dan 39 Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan 800 lembar narkoba jenis Lysergic Acid Diethylamide (LSD) dari sindikat narkoba internasional.

Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti narkoba dari jaringan internasional yakni sabu sebanyak 16,88 kg dan juga LSD 800 lembar, Kamisb(9/12/2021). 

TRIBUNTANGERANG. COM, JAKARTA - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sebanyak 800 lembar narkoba jenis Lysergic Acid Diethylamide (LAD) dari sindikat narkoba internasional.

Narkoba jenis baru itu kerap digunakan oleh kalangan anak muda.

Jenis narkoba itu diedarkan lewat jaringan antarnegara.

Sindikat tersebut mengedarkan barang haram tersebut di kawasan Asia dan Afrika.

Baca juga: Jeff Smith Konsumsi LSD 4 Butir Sekali Minum, Inilah Bahaya Mengintai Dibalik Narkoba LSD

Baca juga: Aktor Jeff Smith Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Sebelum Sudah Pernah Dipenjara 5 Bulan

Baca juga: Dukung Kampung Tangguh Anti Narkoba, Provinsi Banten akan Bangun RS Jiwa dan Ketergantungan Obat

Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes E Zulpan mengatakan bahwa pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Hasilnya, polisi berhasil meringkus 39 tersangka pengedar narkoba jaringan internasional.

Pengungkapan jaringan peredaran narkoba internasional itu berlangsung 15 hari .

"Ini adalah jaringan internasional, di mana narkotika yang berhasil diamankan sebagai barang bukti dalam kejahatan ini adalah sabu sebanyak 16,88 kg dan juga LSD 800 lembar," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021).

BERITA VIDEO: Cerita Gus Yahya, Ogah Privilige Meski Kakak Menteri Agama

Zulpan menuturkan bahwa narkoba itu dipasok dari dari negara-negara seperti Kongo, Uganda, China, dan Kanada.

Seluruh tersangka itu pun dijerat pasal berlapis.

Para tersangka tersebut dijerat pasalĀ  Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 juncto Pasal 132, UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara hingga hukuman mati.

"Ancaman hukuman ada yang 5 tahun dan maksimal hukuman mati," tutur Zulpan.

Dari pengungkapan narkoba itu, Polda Metro Jaya memperkirakan sebanyak 85 ribu generasi diselematkan dari jerat narkotika.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved