Bandara

KKP Bandara Soetta Perkirakan Omicron di Indonesia Dibawa oleh WNI Tiba dari Inggris dan Amerika 

Darmawali menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penumpang yang baru tiba dari penerbangan luar negeri, baik WNI ataupun WNA.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNTANGERANG/GILBERT SEM SANDRO
Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, virus Covid-19 varian Omicron ditemukan di Indonesia, pada Kamis (16/12/2021) kemarin.

Kasus pertama varian baru tersebut terdeteksi di Indonesia lewat petugas cleaning service Wisma Atlet Kemayoran yang selama ini menjadi lokasi karantina bagi Warga Negara Indonesia yang terkonfirmasi Covid-19.

Menanggapi kasus yang menghebohkan masyarakat tersebut, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, menyebut varian baru dari Covid-19 itu dibawa oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru tiba usai melakukan perjalanan dari Amerika Serikat dan Inggris.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta, Darmawali Handoko mengungkapkan, pihaknya telah mendeteksi asal kemungkinan varian baru tersebut, sebab pada Kamis (9/12/2021) lalu, terdapat dua orang penumpang terkonfirmasi positif dan langsung dibawa menuju Wisma Atlet.

"Kalau melihat paparan pak Menkes, probablenya memang ada dua, yakni penumpang dari Inggris dan Amerika," ujar Darmawali Handoko saat dikonfirmasi awak media, Jumat (17/12/2021).

"Sebenarnya sudah terdeteksi juga dari pemeriksaan disini saat terdapat dua penumpang yang positif Covid-19 saat baru tiba di Indonesia. Dan kemudian kita langsung melakukan pemeriksaan ulang kepada mereka dan langsung dibawa ke Wisma Atlet untuk menjalani isolasi," jelasnya.

Kendati demikian, Darmawali mengaku tidak dapat mengetahui hasil dari pemeriksaan itu apakah merupakan varian Omicron atau tidak, lantaran sampel yang diambil dari kedua penumpang langsung dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kesehatan milik Kemenkes.

Baca juga: Cara Cek Penerima BSU Rp1 Juta Lewat bsu.kemnaker.go.id atau WhatsApp dan Cara Pencairannya

Baca juga: Kisah Keluarga Komplotan Copet Asal Jakarta Beraksi di Sirkuit Mandalika, Ayah, Ibu, Anak, Tersangka

"Dan (hasil varian) itu baru diketahui berdasarkan genom sequencing atau penelitian sampel yang dilakukan Balitbang Kesehatan," kata dia.

Menanggapi temuan tersebut, Darmawali menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap penumpang yang baru tiba dari penerbangan luar negeri, baik WNI ataupun WNA.

"Kita juga menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan internasional, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi aturan saat masuk ke Indonesia," ucapnya.

"Disiplin prokes ini masih terus harus kita lakukan, demi keamanan kita semua dan agar kasusnya tidak semakin menyebar," tutup Darmawali Handoko. (M28)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved