Kesehatan
Cara Mengolah Daging Merah agar Nutrisi Terjaga dan Terhindar dari Zat Berbahaya
Sejak masa lampau orang sudah makan daging merah. Makan daging merah banyak manfaatnya jika mengolahnya secara benar.
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
Daging merah juga kaya nutrisi penting seperti creatine dan carnosine.
Pemakan non-daging seringkali rendah nutrisi tersebut yang berpotensi mempengaruhi fungsi otot dan otak.
Daging sapi yang diberi makan rumput bahkan lebih bergizi daripada daging sapi diberi makan biji-bijian.
Daging sapi pemakan rumput mengandung banyak omega-3 yang menyehatkan jantung, asam lemak CLA, dan vitamin A dan E lebih tinggi.
Baca juga: DKP Periksa Keamanan dan Mutu Pangan untuk Pastikan Kondisi Ikan dan Daging di Pasar
Penyakit jantung, diabetes dan kematian
Efek daging merah pada kesehatan telah dipelajari baik.
Namun, sebagian besar studi ini melakukan studi observasional berupa kuesioner kepada responden, yang tidak dapat membuktikan sebab-akibat.
Penelitian observasional menunjukkan bahwa daging merah dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, dan kematian lebih besar.
Meski demikian, tidak semua daging merah memiliki efek kesehatan sama.
Penelitian terhadap 1.218.380 individu menemukan bahwa daging olahan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes.
Namun, tidak ada hubungan ditemukan untuk daging merah yang tidak diproses.
Studi EPIC dilakukan observasional terhadap 448.568 orang, daging olahan meningkatkan risiko kematian, sementara tidak ada efek terlihat pada daging merah yang tidak diproses.
Dalam peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kematian, penting membedakan antara daging diproses dan tidak diproses, karena keduanya bisa sangat berbeda.
Cara mengolah daging
Studi lain menunjukkan bahwa bukan daging itu sendiri sebagai penyebab penyakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Daging-merah12312.jpg)