Breaking News:

Unjuk Rasa

Manajemen PT Hero Supermarket Tbk Akui Uang Simpanan Koperasi Mantan Karyawan Belum Dibayar

Ratusan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk menggelar aksi demonstrasi di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Jaya, Kota Tangsel.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Intan Ungaling Dian
Tribun Tangerang/Rizki Amana
Aksi demonstrasi mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin (10/1/2022). Mereka menuntut uang simpanan koperasi yang belum dibayarkan bernilai sekitar Rp 40 miliar. 

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN - Ratusan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk menggelar aksi demonstrasi di Gedung Graha Hero Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan,  Senin (10/1/2022).

Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Diki Risbianto mengatakan, aksi unjuk rasa itu disebabkan karena uang simpanan mantan karyawan tak kunjung dibayar Koperasi Anugerah. 

Menurutnya, pelaku unjuk rasa merupakan mantan karyawan PT Hero Supermarket Tbk meminta pihak manajemen untuk turut andil dalam menuntaskan masalah tersebut. 

"Jadi begini bahwa Koperasi Anugerah tersebut itu merupakan entitas terpisah dari PT Hero Supermarket Tbk," kata Diki Risbianto, di Pondok Aren, Senin (10/1/2022).

"Jadi koperasi tersebut tidak ada hubungannya dan kita tidak ada peran di dalam pengelolaan dan dalam pembentukan koperasi tersebut. Kita hanya sebagai penengah," katanya lagi.

Baca juga: Uang Simpanan Mantan Karyawan PT Hero Supermarket Tbk Diduga Digelapkan Pihak Koperasi

Aksi unjuk rasa itu sudah dilakukan dua kali oleh mantan karyawan Hero.

Dia menjelaskan, aksi pertama digelar para mantan karyawan pada Desember 2021.

Namun saat pertemuan antar pihak bertemu, tak ada titik tengah antar kedua belah pihak dalam menuntaskan masalah.

"Jadi dalam hasil mediasi mereka menyampaikan beberapa tuntutan bahwa kita sudah merespon tuntutan tersebut dan menawarkan bantuan pendampingan untuk menyelesaikam situasi yang sedang mereka hadapi ini," ujarnya.

"Namun kita juga menyayangkan bahwa dari pihak mereka kita belum ada kesepakatan terhadap bantuan yang ada tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved