Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim : AntiKorupsi Bentuk Loyalitas terhadap Negara
Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, anti- korupsi sebagai komitmennya sejak awal memerintah Provinsi Banten.
Penulis: AndikaPanduwinata | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, anti- korupsi sebagai komitmennya sejak awal memerintah Provinsi Banten.
Menurut Wahidin Halim, anti-korupsi sebagai bentuk loyalitas kepada negara.
"Antikorupsi komitmen saya dari awal, sebagai bentuk loyalitas kita pada negara," kata Wahidin Halim saat membuka Pelatihan Penyuluh Anti-Korupsi di Provinsi Banten secara virtual dari kediamannya, Jalan H Djiran No. 1 Pinang, Kota Tangerang, Selasa (8/2/2022).
"Saya mohon maaf kepada para peserta, biasanya saya hadir langsung di tengah-tengah peserta. Karena situasi peningkatan kasus Covid-19 sehingga melalui virtual," ujarnya lagi.
Wahidin Halim menyambut dan mengapresiasi strategi pemberantasan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia mengatakan, berdasarkan pengalamannya sebagai birokrat, persoalan korupsi, gratifikasi bersumber dari mindset nilai budaya dan agama pribadi masing-masing.
Baca juga: Nama Wakil Ketua DPRD M Taufik Disebut pada Sidang Kasus Dugaan Korupsi
Baca juga: Kejati Banten Geledah Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Sita Rp 1,16 Miliar Diduga Kasus Korupsi
Pencegahan korupsi, kata Wahidin Halim, Pemprov Banten bersama KPK telah membangun SIMRAL yang kini beralih ke SIPD.
SIMRAL dan SIPD itu dibangun Kementerian Dalam Negeri, kolaborasi pengawasan dengan BPKP, pembinaan ASN, hingga peningkatan tunjangan kinerja bagi ASN dan honor guru non ASN.
"Meski demikian masih ada yang melakukan korupsi sampai ada yang memotong bantuan untuk Pondok Pesantren. Kesejahteraan tidak serta merta mampu mencegah korupsi," katanya.
"Korupsi bisa jadi karena mental, bisa jadi bawaan, bisa jadi karena lingkungan," ujarnya lagi.
Dia menambahkan, Banten kini mampu meraih penghargaan dalam pencegahan korupsi dan mampu meraih opini WTP dari BPK RI lima kali berturut-turut untuk membangun transparansi.
"Saya merasa berkepentingan dan sangat membutuhkan kesadaran bersama untuk melawan korupsi dari seluruh masyarakat," ucapnya.
"Sikap masyarakat terhadap korupsi masih permisif. Mudahan-mudahan kita bisa melahirkan semangat masyarakat yang menolak atau antikorupsi. Katakan tidak pada korupsi," tuturnya.
Baca juga: BREAKING NEWS Terdakwa Perkara Korupsi Rp 22,7 Triliun Lolos Hukuman Mati
Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim Mengimbau kepada Jajarannya Jangan Korupsi Uang Anggaran Pemerintah
Sementara itu, pada kesempatan sama, Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan, kegiatan Pelatihan Penyuluh Anti Korupsi Di Lingkungan Provinsi Banten merupakan bukti komitmen Pemprov Banten dalam upaya pemberantasan korupsi.
"Bisa menjadi contoh Pemerintah Daerah lainnya dalam pemberdayaan ASN sebagai penyuluh anti-korupsi," kataLili.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Wahidin-Halim182.jpg)