Tangerang Raya

Ahmed Zaki Iskandar Dukung Pelarangan Odong-odong Beroperasi di Jalan Umum

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar minta pengusaha mobil odong-odong untuk berbenah dan mengikuti peraturan saat berkendara.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengimbau pengguna kendaraan agar melengkapi surat-surat berkendara dan memastikan kendaraannya layak jalan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar minta pengusaha mobil odong-odong untuk berbenah dan mengikuti peraturan saat berkendara.

Ahmed Zaki Iskandar mengatakan hal tersebut terkait kecelakaan maut antara kereta dengan odong-odong di Desa Cilebu, Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (26/7/2022).

"Kepada para pengusaha atau pun pengemudi odong-odong mari kita berbenah, jangan melanggar aturan-aturan, terutama perlintasan kereta api karena itu sangat berbahaya," ujar Zaki, Jumat (29/7/2022).

"Dan belajar dari kejadian yang ada, jangan pernah menerobos palang pintu perlintasan kereta apabila palang pintu sudah turun atau sudah ditutup," ujarnya.

Dia mengimabau masyarakat dan seluruh pengguna jalan memperketat kelengkapan saat berkendara.

Imbauan itu ditujukan kepada pengguna kendaraan baik motor, mobil, dan truk.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi lalu lintas, bukan cuma odong-odong, tapi seluruh kendaraan bermotor, wajib memperhatikan kelengkapan untuk kendaraan masing-masing," kata dia.

"Jadi misalnya bagi pengendara motor, ya wajib mememakai helm, memiliki Surat izin Mengemudi (SIM) C dan perlengkapan motor yang lengkap," katanya.

Baca juga: Trauma Saksi Mata Kecelakaan Odong-odong, Tak Bisa Tidur, Makan, hingga Takut Melihat Kereta

Baca juga: Suara Musik yang Keras Bikin Sopir Odong-odong Tak Mendengar Peringatan Warga Akan Adanya Kereta

Menurutnya, mematuhi peraturan lalu lintas dan memiliki kelengkapan saat berkendara, dapat melindungi diri sendiri dan pengendara lain.

"Karena, saat kita berkendara di jalan kelengkapan aturan itu bisa dipergunakan dan tidak mengganggu publik atau pengendara yang lain," ujar Zaki.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved