Kuliner Jakarta
Kuliner Jakarta, Warteg Warmo Sejak 1969 Buka 24 Jam Kini Punya 60 Menu
Warteg Warmo berdiri sejak 1969 silam. Tahun berdirinya tertera di kaca depan Warteg Warmo bertuliskan "SINCE 1969".
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Jakarta saat ini dibandingkan tahun 1969 sangat berbeda jauh. Kini Jakarta seperti kota tak pernah mati dengan aktivitas warganya yang nyaris 24 jam penuh.
Aktivitas itu membutuhkan tenaga dari makanan. Warteg Warmo menyediakan kebutuhan itu dengan membuka 24 jam.
Bahkan sejak awal berdiri 1969!
Baca juga: Kuliner Jakarta, Cara Bertransaksi Unik di Warung Kerek Mpok Neneng
Saryoto (53) tampak sedang memotong tempe setipis kartu ATM di dapur warung makan miliknya, Senin (1/8/2022) pukul 08.00 WIB.
Ia yang saat itu mengenakan kaus dan celana panjang abu-abu tersenyum, begitu ada seseorang datang untuk membeli lauk-pauk seperti telur dan sayur tumis taoge.
Terlihat pula tiga karyawan lainnya di dapur sibuk dengan urusan masing-masing, ada seorang pria sedang menggoreng ayam hingga seorang wanita menumis bumbu.
Usai melayani pembeli itu, Saryoto kembali melayani seseorang yang ingin makan di tempat dengan sejumlah lauk yang telah disajikan di etalase kaca berukuran panjang.
Etalase kaca tersebut berbentuk letter 'L' dan lauk yang sudah tersaji di sana antara lain telur bulat dan ceplok balado, sayur kangkung hingga kentang balado.
Baca juga: Kuliner Jakarta dan Sekitarnya, Bakso Kameumeut Isiannya Mulai dari Kepala Sampai Bagian Ekor Sapi
Tempat makan itu legendaris dan terkenal di Jakarta Selatan yang mana lokasinya berada di Jalan Tebet Timur Raya Nomor 1D, RT 08/RW 010, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet.
Berada di persimpangan lampu merah, tempat makan yang dilihat dari keramik dinding di luar berkelir oranye dan di dalam berwarna putih tersebut bernama Warteg Warmo.
Tampak suasana Warteg Warmo pada Senin pukul 08.15 WIB cukup ramai didatangi oleh pembeli untuk sarapan.
Sejarah
Disebut legendaris karena warteg tersebut berdiri sejak 1969 silam. Tahun berdirinya tertera di kaca depan Warteg Warmo bertuliskan "SINCE 1969".
Warteg yang berukuran sekira 8x6 meter itu merupakan akronim dari warung mojok lantaran letaknya di ujung Jalan Tebet Timur Raya.
Tempat makan yang sudah berusia 53 tahun tersebut saat ini dikelola oleh generasi kedua, Saryoto. Ia turut dibantu oleh sang istri, Kona'ah (52).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Warteg-Warmo.jpg)