Breaking News:

Kasus Brigadir J

Dipecat dari Polri, Begini Tanggapan Hendra Kurniawan Terdakwa Obstruction of Justice

Diketahui, Polri resmi melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias memecat Brigjen Hendra Kurnaiwan, Senin (31/10/2022).

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Ign Agung Nugroho
Istimewa
Polri resmi melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias memecat Brigjen Hendra Kurniawan, Senin (31/10/2022) lalu. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Sidang etik terhadap para terdakwa perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OOJ) telah rampung, Kamis (3/11/2022) malam.

Pada Kamis malam, tersisa sidang atas terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria dengan agenda pemeriksaan saksi.

 

 

Usai sidang, Hendra Kurniawan menanggapi terkait pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dirinya sebagai anggota Polri.

Diketahui, Polri resmi melakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias memecat Brigjen Hendra Kurniawan, Senin (31/10/2022).

Secara singkat, Hendra yang merupakan eks Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), mengaku telah melupakan terkait pemecatan tersebut.

 

Baca juga: Ibunda Brigadir J Minta Hendra Kurniawan Tunjukkan CCTV Rumah Ferdy Sambo saat ke Jambi

 

"Sudah lupa saya," ucapnya saat berjalan keluar dari ruang sidang utama Prof Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis malam.

Namun, tak dijelaskan apakah lupa yang dimaksud terkait pemecatan dirinya sebagai Polri atau persidangan pada hari itu.

Di sisi lain, Henry Yosodiningrat, kuasa hukum Hendra menyebut kliennya tersebut mengajukan banding.

 

Baca juga: Hasil Sidang Etik: Brigjen Hendra Kurniawan Resmi Dipecat dari Anggota Polri

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved