Cerita Rudy Golden Boy, Mantan Atlet MMA yang Kini Terjun Sebagai Promotor Event Fight

Pria yang akrab disapa dengan nama Rudy Golden Boy saat ini menjajal dunia promotor event fight (olahraga tarung).

TribunTangerang.com
Kisah Rudy Golden Boy, Nekad Jadi Promotor Event Fight Usai Prihatin Lihat Anak Muda Tawuran 

Laporan Reporter TRIBUNTANGERANG.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Dibalik sosok kontroversialnya, Rudy Agustian, mantan pemain MMA punya kisah tersendiri yang membuat warganet respek.

Pria yang akrab disapa dengan nama Rudy Golden Boy saat ini menjajal dunia promotor event fight (olahraga tarung).

Meski tak mudah, pria kelahiran 9 Maret 1985 ini nekad jadi promotor karena kecintaannya pada bela diri.

Selain itu, ia juga mendirikan sasana beladiri bernama Golden Camp.

Olahraga muaythay , tinju dan sebagainya pun tersedia di tempatnya.

"Kalau keseharian saya sih, dua tahun belakangan ini aktif jadi promotor event fight. Saya mau memajukan industri ini," ujarnya saat ditemui di sasanan miliknya di Gading Serpong, Tangerang, Kamis (7/9/2023).

Baca juga: Kembali Viral, Begini Kronologi Keributan Rudy Golden Boy dengan 2 Pemuda di Minimarket Tangerang

Kata Rudy, ia nekad menjadi sponsor usai melihat kondisi sosial anak-anak muda yang suka berantam.

Ia pun ingin memberikan wadah yang resmi untuk anak-anak menyalurkan energi negatifnya.

"Ini harus diwadahi, agar mereka tidak tawuran, tidak ikut gengster. Mereka perlu wadah menyalurkan energi negatif ini. Mereka mau jadi jagoan tapi bingung mau disalurkan dimana, mau latihan tapi tak punya uang, nah ini wadah mereka," kata Rudy.

Kata Rudy, sebagai promotor ia menyiapkan beberapa kategori pertarungan mulai antar sasana hingga event besar seperti Baku Hantam, hingga audisi menuju event besar.

Menurutnya, ia telah mengkonsep semua.

"Saya sendiri suka berantam tapi harus di jalur yang benar. Kemudian, saya prihatin pada anak-anak yang suka tawuran ini," ucapnya.

Rudy menjelaskan, setiap daerah sebenarnya punya bela diri masing-masing dan harus dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, sejak era perjuangan pahlawan pun tersaji bagaimana karakter bela diri para pejuang.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved