Rabu, 15 April 2026

Pendiri Kanal Anak Bangsa Minta Maaf dan Hapus Konten Prabowo Cekik Wakil Menteri

Youtuber Rudi S Kamri meminta maaf karena telah memposting konten bakal capres tampar dan cekik wamen

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Youtuber Rudi S Kamri 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Youtuber Rudi S Kamri meminta maaf karena telah memposting konten soal bakal calon presiden (capres) yang menampar dan mencekik wakil menteri menjelanng rapat kabinet terbatas.

Lebih dari itu, Rudi S Kamri juga telah menghapus konten terkait.

Rudi S Kamri yang juga dikenal sebagai pegiat media sosial sekaligus founder Kanal Anak Bangsa mengaku, dirinya mendapatkan informasi dan klarifikasi dari berbagai pihak.

Rudi juga mendengarkan penjelasan Presiden Jokowi.

Berdasar informasi- informasi itu, konten 'bacapres menampar wamen'yang dibuatnya ternyata tidak benar.

Sehingga ia langsung menghapus konten yang dipostingnya atau take down.

Secara khusus Rudi S Kamri juga meminta maaf kepada Prabowo Subianto, karena begitu saja mempercayai informasi dari kanal YouTube Seword TV.

Permintaan maaf itu diungkapkan Rudi melalui channel YouTune Kanal Anak Bangsa yang dikelolanya, Rabu (20/9/2023).

"Halo sahabat Indonesia kita bertemu kembali dalam tayangan Opini Rudi. Kali ini saya ingin mengklarifikasi konten yang pernah saya buat," kata Rudi,

Judul kontennya kata Rudi adalah judulnya Prabowo Subianto tampar dan mencekik Wakil Menteri Pertanian di rapat terbatas atau rapat kabinet terbatas.

"Ternyata setelah mendapatkan informasi dan klarifikasi dari berbagai pihak, termasuk penjelasan dari Presiden yang menyatakan itu berita tidak benar, Saya serta merta langsung men-takedown konten yang sempat beredar," kata Rudi.

Artinya menurut Rudi, dirinya berkesimpulan bahwa informasi yang diterimanya dari Seword TV tidak benar adanya.

"Saya berkesimpulan bahwa informasi yang saya terima dari Seword maupun dari berbagai pihak itu, tidak benar adanya. Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada Pak Prabowo Subianto dan para pendukung Pak Prabowo Subianto atas konten tersebut," papar Rudi.

Rudi menyatakan pihaknya tetap berkomitmen tidak akan menyebarkan hoaks dan fitnah.

"Dan ini pembelajaran yang terbaik buat anak-anak bangsa dan saya sendiri. Yang jelas saya mengabaikan opini opini dari berbagai orang yang mengatakan bahwa Presiden sedang menutup kotoran dengan karpet merah atau apa," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved