Erupsi Gunung Marapi

Daftar 47 Pendaki Saat Erupsi Gunung Marapi di Sumbar, 28 Orang Proses Evakuasi

Petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap para pendaki yang berada di Gunung Marapi saat terjadi erupsi.

Editor: Joko Supriyanto
Dok. PVMBG
Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat erupsi pada Minggu siang, 3 Desember 2023. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Petugas masih melakukan proses evakuasi terhadap para pendaki yang berada di Gunung Marapi saat terjadi erupsi.

Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) kemarin.

Tercatat ada 47 pendaki yang sedang melakukan perjalanan pendakian di gunung tersebut sebelum terjadinya erupsi pada Minggu siang.

Saat ini status Gunung Merapi dalam status awas,  wisatawan tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.

Dikutip Tribunnews.com, PLH Kepala BKSDA Sumbar, Eka Dhamayanti mengatakan berdasarkan data dari sistem booking online BKSDA Sumbar terdapat 70 orang yang mendaki Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023).

"Di pintu masuk Batu Palano berjumlah 57 orang dan dari Koto Baru berjumlah 13 orang," ungkapnya, Minggu (3/12/2023), dikutip dari TribunPadang.com.

Baca juga: Pasca Erupsi, Gunung Marapi di Kabupaten Agam Berstatus Awas 

Eka menambahkan pendakian Gunung Marapi ditutup sementara dan melarang warga maupun wisatawan melakukan pendakian.

"Saat ini booking online ditutup dan semua pintu masuk sedang berusaha untuk menghubungi semua pendaki. Semoga semuanya aman dan selamat," tuturnya.

Sedangkan data dari BPBD Kabupaten Agam terdapat 47 pendaki yang berada di Gunung Merapi saat erupsi.

Baca juga: Tercatat Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Pada Selasa 28 Maret 2023, Berikut Imbauan untuk Warga

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Agam 19 pendaki sudah dievakuasi turun dan masih ada 28 pendaki yang belum dievakuasi.

 Tim SAR gabungan telah berada di pos pengawasan untuk membantu proses evakuasi.

Berikut daftar data pendaki yang sudah turun:

Kelompok A:
1. Elika Maharani (Ketua)
2. Dewi Anggraini
3. Naumi Johana Simanjuntak
4. Sri Wahyuni
5. Benget Hasinolan Mare Mare
6. Nolianus Hogejau
7. Lolita Feronica
8. Nabila Habiba Rabbi
9. Diah Surya Purnama Sari
10. Noor Annisa Alsyarina Putri Lubis.
Kondisi sudah turun dalam keadaan selamat.

Kelompok B :
1. Muhammad Afif (Ketua)
2. Lingga Duta Andrefa
3. Muhammad Faith Ewaldo
Kondisi sudah turun dalam keadaan selamat.

Kelompok C :
1. Iqbal (Ketua)
2. Jeni
3. Toni Alifian
4. Al-Fajri
5. Selastri Anggini
6. Nurizki
Kondisi sudah turun dalam keadaan selamat.

Berikut daftrar data pendaki yang belum turun :

Kelompok A :
1. Wahlul Ade Putra (Ketua)
2. Novita Intan Sari
3. Rizki Rahmad Hidayat
4. Lenggo Baren
5. Reihani Zahra Fadli
6. Filhan Alfiqh Faizin
7. Bima Pratama Nasra
8. Zhafirah Zahrim Febrina
9. Aditya Prasetyo
10. Yasirli Amri

Kelompok B :
1. Divo Suhandra (Ketua)
2. Tita Cahyani
3. Nurva Afitri
4. Widya Azhamul Fadhilah Zain
5. Afranda Junaidi

Kelompok C :
1. Ahmad Firman (Ketua)
2. Irvanda Mulia
3. Muhammad Alpikri
4. Muhammad Fadli
5. Irfandi Putra
6. Zikri Habibi
7. Rofid Al Hakim
8. Muhammad Teguh Amanda

Kelompok D :
1. Muhammad Iqbal (Ketua)
2. Siska Afrina
3. Liarni
4. Rexy Wendesta
5. Frengki Candra Kusuma

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar meminta warga untuk tidak keluar rumah lantaran abu erupsi sangat berbahaya untuk pernapasan.

Jika terpaksa keluar rumah, Erman mengimbau warganya menggunakan masker.

“Waspada. Kami imbau warga, usahakan jangan keluar rumah dulu. Jika harus keluar rumah gunakan masker. Jangan sampai ini merusak kesehatan,” ungkapnya.

Ia juga telah memerintahkan BPBD untuk melakukan patroli dan meningkatkan kesiagaan.

Petugas pemadam kebakaran juga telah diterjunkan untuk menyiram jalanan agar debu tak berterbangan.

(Tribunnews.com/Faisal Mohay)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved