Tangis Ibu Affan Kurniawan Saat Anies Baswedan Datang Melayat: Anak Saya Enggak Ada Pak

Tangis ibu Affan Kurniawan pecah saat Anies Baswedan datang ke rumah duka di Jalan Cepu III, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Editor: Joko Supriyanto
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
OJOL MENINGGAL - Ibunda Affan Kurniawan, Erlina (41) menangis tersedu-sedu melihat jenazah sang buah hati yang sudah terbujur kaku berbalut kain batik cokelat.(Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Tangis ibu Affan Kurniawan pecah saat Anies Baswedan datang ke rumah duka di Jalan Cepu III, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) untuk melayat.

Saat masuk ke area tempat jenazah Affan dibaringkan, ibu korban teriak kepada Anies Baswedan seolah minta pertolongan.

Sembari bercucuran air mata, sang ibu yang duduk di sisi kanan jenazah anak keduanya meluapkan emosinya yang tertahan.

"Anak saya enggak ada pak," katanya sesak.

Dia lantas menggenggam erat tangan Anies Baswedan hingga membuat mantan Gubernur DKI Jakarta itu merungkuh duduk hingga lebih dari 3 menit.

Anies lantas memberikan kalimat penenang kepada ibu korban dengan cara berbisik hingga akhirnya sang ibu dapat ditenangkan.

Selain kepada ibu korban, Anies juga berbincang dengan adiknya, ayah korban, dan pelayat yang datang.

Sebelumnya diberitakan, suasana duka menyelimuti kediaman korban ojek online (ojol) yang tewas tergilas mobil rantis Brimob dalam momentum demonstrasi jilid 2, di wilayah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Barat, Kamis (28/8/2025).

Pantauan Warta Kota di lokasi, nampak jenazah korban bernama Affan Kurniawan (21) sudah terbujur kaku dan diselimuti oleh kain jarik untuk jenazah.

Baca juga: Affan Kurniawan Driver Ojol Tertabrak Barracuda Brimob Dimakamkan Pukul 10.00 WIB di TPU Karet Bivak

Di sisi kanannya, termenung sang ibu dengan air mata yang tak kunjung berhenti mengalir.

Kemudian, turut pula adik perempuan korban yang nampak menatap kosong ke arah jasad sang kaka. Sesekali, ia juga menyeka air matanya yang tumpah.

Sementara di sisi kiri jenazah, terdapat kakek dan nenek korban yang hanya bisa termenung menatap jasad cucunya.

Di depan almarhum, duduk sang kakak yang nampak menatap kosong jenazah adiknya. Ia bahkan tak berkedip sedikitpun dan tak menghiraukan banyak orang yang datang silih berganti.

Suasana rumah duka Affan pun nampak berselimut kelabu.

Warga dan komunitas ojol silih berganti datang untuk menyampaikan bela sungkawa.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved