Kamis, 30 April 2026

Pilkada Jakarta

Respon PKS Soal Muncul Wacana Duet Anies Baswedan dan Andika Perkasa di Pilkada Jakarta

Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) meyakini Anies merupakan orang yang realistis yang akan mengukur rekam jejak hingga chemistry.

Tayang:
kolase Tribun Tangerang/istimewa
Kolase Anies-Andika Perkasa. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Isu peluang duet antara Anies Baswedan dan Andika Perkasa santer berhembus usai PDI Perjuangan melakukan komunikasi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pilgub Jakarta 2024.

Anies sendiri merupakan salah satu kandidat terkuat sebagai cagub yang direkomendasikan PKB untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.

Lalu PDI Perjuangan sendiri juga punya calon gubernur untuk maju Pilgub Jakarta 2024 dengan mendorong kadernya yaitu Andika Perkasa.

Sementara itu, belum lama ini Anies Baswedan diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bertarung di Pilgub Jakarta bersama dengan kader internal PKS Sohibul Iman.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) meyakini Anies merupakan orang yang realistis yang akan mengukur rekam jejak hingga chemistry.

"Itu kan baru misalnya. Pak Anies kan bukan orang yang misalnya-misalnya. Pak Anies itu orang yang rasional, dan Beliau pasti mengukur track record, mengukur juga dengan chemistry," kata HNW kepada wartawan baru-baru ini.

Baca juga: Duet Anies-Sohibul Iman Banyak Penolakan, Pengamat: Duet Anies-Andika Lebih Realitis

Di sisi lain, kata dia, sosok Sohibul Iman memiliki rekam jejak dan chemistry yang sudah menyatu dengan Anies. Karena itu, ia meyakini keduanya merupakan pasangan yang cocok.

"Dan jelas kok dengan Pak Sohibul Iman chemistry dan track recornya panjang dan amat sangat menyatu," ujarnya.

Wakil Ketua MPR itu menyampaikan partainya tetap menghormati jika ada partai lain mengusulkan nama lain untuk disandingkan dengan Anies tapi diyakininya Anies sudah bisa mengukur.

"Tapi tentu saja Pak Anies sudah menghitung. Hitung-hitungan saya kira sudah rasional dan perjalanan perpolitikan di Jakarta kan bukan baru hari ini, sudah mulai sejak Pilgub 2017. Saat itu kan perilaku parpol sudah terukur gitu kan," imbuhnya.

Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru melakukan pembicaraan secara informal dengan PDI Perjuangan untuk kans koalisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024.

Waketum PKB Jazilul Fawaid memastikan saat ini belum ada pembicaraan soal nama, termasuk dengan peluang Anies Baswedan berduet dengan Andika Perkasa.

"Belum (bicarakan Anies-Andika). Ini baru tingkat informal. Belum pada tahapan yang resmi. Baru koalisi-koalisi yang dibangun secara informal," kata Jazilul, Selasa (2/7/2024) malam.

Baca juga: Pengamat Soal Duet Anies-Sohibul Iman di Pilkada Jakarta Dinilai Belum Cukup Kuat

Jazilul mengatakan memang PDIP juga melirik nama Anies. Namun, menurutnya, semua parpol punya keinginan untuk memajukan kader akan tetapi setiap kader itu belum tentu punya elektoral yang bagus.

"Saya pun mau maju DKI, tapi elektoral saya kan tidak memungkinkan. Itu yang saya maksud," jelas dia.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved