Respons Benjamin Netanyahu setelah Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas di Taheran
Ismail Haniyeh tewas setelah menghadiri pelantikan presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian.
“Tiga minggu yang lalu kami menyerang kepala staf Hamas, Mohammed Deif. Dua minggu lalu, kami menyerang Houthi dalam salah satu serangan terjauh yang pernah dilakukan angkatan udara," klaim dia, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Netanyahu tidak merujuk pada pembunuhan Haniyeh, yang diumumkan sebelumnya pada Rabu oleh Hamas dan Garda Revolusi Iran.
Israel Ia dibunuh di kediamannya di Teheran bersama seorang pengawalnya.
Media Iran mengatakan, serangan pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat itu menargetkan kediaman khusus bagi para veteran perang di Teheran utara, tempat Haniyeh tinggal atau singgah.
Haniyeh melakukan perjalanan ke Teheran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa.Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
Presiden Iran Tegaskan Tak Akan Serang Duluan, Siap Dialog Jika Israel Hormati Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Respons Ayatollah Seyyed Ali Khamenei Diancam Bunuh Israel: Tubuhku Ini Tidak Berharga |
![]() |
---|
Rumah Benjamin Netanyahu di Caesare Israel Dihantam Drone, Begini Kondisi Sang Pemilik Rumah |
![]() |
---|
Hamas Sebut Pemimpin yang Baru Kemungkinan Bermarkas di Luar Gaza |
![]() |
---|
Respon Benjamin Netanyahu Terkait Tewasnya Pimpinan Hamas Yahya Sinwar: Ini Bukan Akhir Perang Gaza |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.