Respons Benjamin Netanyahu setelah Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas di Taheran

Ismail Haniyeh tewas setelah menghadiri pelantikan presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian.

Editor: Joseph Wesly
Majid Asgaripour/Wana/Reuters
Warga berduka dengan kematian Ismail Haniyeh. 

“Tiga minggu yang lalu kami menyerang kepala staf Hamas, Mohammed Deif. Dua minggu lalu, kami menyerang Houthi dalam salah satu serangan terjauh yang pernah dilakukan angkatan udara," klaim dia, sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Netanyahu tidak merujuk pada pembunuhan Haniyeh, yang diumumkan sebelumnya pada Rabu oleh Hamas dan Garda Revolusi Iran.

Israel Ia dibunuh di kediamannya di Teheran bersama seorang pengawalnya.

Media Iran mengatakan, serangan pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat itu menargetkan kediaman khusus bagi para veteran perang di Teheran utara, tempat Haniyeh tinggal atau singgah.

Haniyeh melakukan perjalanan ke Teheran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa.Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved