Sabtu, 13 Juni 2026

9 Bahaya Makan Mi Instan Setiap Hari, Risiko Kanker hingga Kekurangan Nutrisi

Pasalnya Mi instan memiliki sifat yang mengenyangkan sehingga bisa menjadi pengganti nasi karena tinggi karbohidrat.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(shutterstock.com/Makistock)
Ilustrasi mi instan. 

Namun, makan terlalu banyak mi instan jelas tidak baik bagi kesehatan.

Studi menunjukkan, konsumsi MSG terlalu banyak menyebabkan berat badan bertambah, sakit kepala, mual, dan tekanan darah tinggi.

3. Penyakit organ dalam

Selain MSG, mi instan juga kaya natrium atau garam.

Satu porsi mi dapat memenuhi setengah asupan natrium harian.

Padahal, natrium tidak hanya didapat dari mi instan.

Sebuah penelitian kardiologi menyebut, asupan natrium berlebihan berkaitan dengan kerusakan organ dalam, hipertensi, kolesterol, penyakit jantung, dan stroke.

Orang yang berisiko atau pasien penyakit itu diimbau tidak makan mi instan setiap hari.

Sebab, kondisi mereka akan semakin parah dan berpotensi alami komplikasi kardiovaskular.

4. Tingkatkan gula darah

Mi instan terbuat dari tepung berjenis maida.

Tepung ini lebih rendah serat dan nutrisi daripada tepung dari biji-bijian utuh.

Konsumsi maida dalam porsi banyak memicu lonjakan kadar gula darah.

Akibatnya, ini berbahaya bagi pasien diabetes dan resistensi insulin.

Makan mi instan yang tinggi karbohidrat juga meningkatkan risiko obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved