9 Bahaya Makan Mi Instan Setiap Hari, Risiko Kanker hingga Kekurangan Nutrisi
Pasalnya Mi instan memiliki sifat yang mengenyangkan sehingga bisa menjadi pengganti nasi karena tinggi karbohidrat.
Namun, makan terlalu banyak mi instan jelas tidak baik bagi kesehatan.
Studi menunjukkan, konsumsi MSG terlalu banyak menyebabkan berat badan bertambah, sakit kepala, mual, dan tekanan darah tinggi.
3. Penyakit organ dalam
Selain MSG, mi instan juga kaya natrium atau garam.
Satu porsi mi dapat memenuhi setengah asupan natrium harian.
Padahal, natrium tidak hanya didapat dari mi instan.
Sebuah penelitian kardiologi menyebut, asupan natrium berlebihan berkaitan dengan kerusakan organ dalam, hipertensi, kolesterol, penyakit jantung, dan stroke.
Orang yang berisiko atau pasien penyakit itu diimbau tidak makan mi instan setiap hari.
Sebab, kondisi mereka akan semakin parah dan berpotensi alami komplikasi kardiovaskular.
4. Tingkatkan gula darah
Mi instan terbuat dari tepung berjenis maida.
Tepung ini lebih rendah serat dan nutrisi daripada tepung dari biji-bijian utuh.
Konsumsi maida dalam porsi banyak memicu lonjakan kadar gula darah.
Akibatnya, ini berbahaya bagi pasien diabetes dan resistensi insulin.
Makan mi instan yang tinggi karbohidrat juga meningkatkan risiko obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2.
| Sering Dilakukan Orang Indonesia, Ini Risiko Makan Mi Instan Bersama Nasi Menurut Pakar Gizi |
|
|---|
| Disebut Mengandung Lilin hingga Pengawet, Apakah Air Rebusan Mi Instan Aman Dikonsumsi? |
|
|---|
| Harga Mi Instan Diramal Bakal Turun, Prediksi Sandiaga Uno Terpatahkan |
|
|---|
| Mendag Zulkifli Hasan Yakin Harga Mi Instan Meroket Seperti Perkiraan SYL dan Sandiaga Uno |
|
|---|
| Sandiaga Uno Beri Peringatan, Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Mi-Instan2.jpg)