Sabtu, 13 Juni 2026

Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin Minta Prajurit yang Serang Warga di Deli Serdang Dihukum Berat

Dia meminta Panglima Kodam I Bukit Barisan Letnan Jenderal TNI Mochammad Hassan menindak tegas dan menghukum berat semua prajurit yang terlibat

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(KOMPAS.com/GOKLAS WISELY )
Panglima Kodam I Bukit Barisan Letjen Mochammad Hasan saat memeluk keluarga Raden Barus (61) di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (10/11/2024). 

TRIBUN TANGERANG.COM, LUBUK PAKAM- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P TB Hasanuddin mengecam aksi penyerangan yang dilakukan oknum prajurit Armed 2/105 KS.

Dia meminta Panglima Kodam I Bukit Barisan Letnan Jenderal TNI Mochammad Hassan menindak tegas dan menghukum berat semua prajurit yang terlibat penyerangan dan pembunuhan terhadap warga tersebut.

Sebelumnya, 33 prajurit Armed 2/105 KS melakukan penyerangan terhadap warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Sumut oleh puluhan anggota TNI pada Jumat (8/11/2024).

Akibat penyerangan itu, satu orang meninggal dunia dan puluhan lainya menderita luka-luka.

Identitas warga yang meninggal adalah Raden Barus (61). Raden Barus adalah warga yang dituakan penduduk setempat.

Baca juga: Cekcok di Jalan Diduga Jadi Alasan Penyerangan Brutal Prajurit TNI terhadap Warga Desa Deli Serdang

TB Hasanuddin pun meminta Panglima Kodam I Bukit Barisan Letnan Jenderal TNI Mochammad Hassan untuk menindak tegas dan menghukum berat semua prajurit yang terlibat penyerangan dan pembunuhan terhadap warga. 

"Dalam kasus pembunuhan yang dilakukan oleh prajurit Armed atau batalyon Armed-2/KS di Medan kami mengecam tindakan tersebut,” kata dia saat dihubungi, Senin (11/11/2024).

Pensiunan Mayor Jenderal TNI itu pun meminta Hassan untuk turut menindak para komandan dari pada pelaku penyerangan dan pembunuhan warga.

Sebab, TB Hasanuddin menduga ada pembiaran dan tak berjalannya pengawasan dari para komandan terhadap anak buahnya, sehingga peristiwa penyerangan ke Desa Selamat terjadi.

“Kalau perlu beri hukuman keras kepada para Komandan Peleton, Komandan Kompi, dan Komandan Batalyon. Karena telah membiarkan atau adanya pembiaran yang dilakukan oleh para prajuritnya,” kata Hasanuddin.

Sebelumnya diberitakan, puluhan prajurit dari Armed 2/105 KS menyerang warga Desa Selamat pada Jumat (8/11/2024) malam.

Akibatnya, puluhan warga terluka dan satu orang meninggal dunia bernama Raden Barus (61).

Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan, Kolonel Dody Yudha mengatakan, 33 prajurit TNI Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan diduga terlibat penyerangan terhadap warga Desa Selamat. "Diduga oknum terkonfirmasi ada 33 orang," kata Dody saat diwawancarai di Media Center Kodam I/BB, di Jalan Rotan, Kota Medan, Minggu.

Baca juga: Puluhan Prajurit TNI Serang Warga di Desa Selamat Deli Serdang, Kepala Desa Sebut Sangat Brutal

Kepala Desa Selamat, Bahrun menyampaikan, pada saat kejadian, warga kaget dengan kedatangan puluhan anggota TNI tanpa seragam sekitar pukul 22.00 WIB. 

Warga tidak tahu pasti alasan puluhan anggota TNI menyerang warga Desa Selamat. Namun, prajurit yang datang mencari orang yang cekcok dengan mereka di jalan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved