Minggu, 3 Mei 2026

Sudah Dilihat 3 Juta Kali, Menu Makan Bergizi Gratis Dikritik, Tak Ada Sayur dan Susu Tinggi Gula

Dia membagikan menu Makanan Bergizi Gratis tersebut dianggap tidak menggambarkan menu yang bergizi.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Kolase Tribun Tangerang/istimewa
Makan bergizi gratis yang dianggap kurang bergizi karena tidak ada sayur, potrongan buah yang kecil dan susu yang tinggi gula. 

Adapun komsumsi gula dari berbagai makanan yang diberi tambahan gula dalam sehari maksimal adalah mencapai 5 persen dari total kebutuhan kalori dalam sehari.

Kelebihan gula berisiko menyebabkan kegemukan dan berbagai penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus.

Namun, menurut Inge, kelebihan gula itu bisa dicegah dengan menghindari banyak makanan manis lainnya dalam satu hari setelah konsumsi susu kemasan.

"Kalau misalnya sepanjang hari tidak makan yang manis, misalnya, kue dan sebagainya, sebenarnya itu bisa jadi tidak berlebihan juga gulanya," tuturnya.

Saran untuk program MBG Menurut Inge, pengolahan makanan dalam program MBG harus bijak dan sebaiknya tidak selalu tersaji dalam bentuk digoreng.

Ia mengingatkan, selain sebagai sumber protein, lauk hewani dan nabati pada dasarnya merupakan sumber lemak alami yang juga dibutuhkan oleh tubuh.

Dalam hal ini, pengolahan bahan makanan tersebut dengan cara digoreng, diyakini dapat membuat kadar lemaknya bertambah karena lauk menyerap lemak dari minyak.

 "Lemak membuat makanan menjadi lebih lezat, namun terlalu banyak lemak juga menyebabkan kegemukan dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kegemukan," paparnya.

Selain itu, Inge juga menekankan pentingnya inovasi dalam pembuatan makanan bergizi, sehingga menunya bisa bervariasi dan tidak membosankan bagi anak-anak.

Penampilan makanan juga sebaiknya dibuat menarik, higenis, dan memperhatikan kearifan lokal.  "Sehingga menjadi makanan yang ditunggu oleh anak-anak, agar tercapai tujuan program MBG ini, untuk kesehatan anak-anak bangsa," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved