Murid SD yang Dihukum Duduk di Lantai karena Menunggak Uang Sekolah Bisa Alami Trauma

Pelajar laki-laki tersebut diminta sang guru duduk di lantai karena belum bayar sekolah. Kasus ini viral hingga membuat netizen gempar

Editor: Joseph Wesly
Istimewa
Murid SD di Yayasan Abdi Sukma, Medan dihukum duduk di lantai saat jam pelajaran karena belum bayar uang sekolah. 

Viral kisah seorang pelajar di Medan yang terpaksa duduk di lantai kelasnya untuk belajar.

Murid SD berinisial MA tersebut terpaksa belajar di lantai sendirian di saat teman-temannya belajar dengan nyaman di kursi,

MA terpaksa melakoni hal itu karena orang tuanya menunggak uang sekolah.

Karena belum membayar uang sekolah tiga bulan, wali kelasnya meminta MA belajar di lantai.

Kisah yang dialami MA viral di media sosial.

Video viral itu ramai di medsos setelah diunggah akun Instagram @medanheadlines.news,

Dalam rekaman video tampak ibu dari siswa SD tersebut, Kamelia (38), mendatangi sekolah dan menyaksikan langsung anaknya duduk di lantai. 

MA, seorang siswa kelas IV SD Abdi Sukma di Kota Medan, Sumatera Utara, dihukum gurunya berinisial H belajar di lantai, hanya karena belum membayar uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

Video siswa malang itu belajar di lantai kemudian viral di media sosial dan menjadi perbincangan di media sosial.

Kamelia (38) ibu dari siswa SD kelas IV di Medan yang viral disuruh gurunya belajar di lantai menangis saat diwawancarai di rumahnya, Jumat (10/1/2025).
Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
Kamelia (38) ibu dari siswa SD kelas IV di Medan yang viral disuruh gurunya belajar di lantai menangis saat diwawancarai di rumahnya, Jumat (10/1/2025). Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6 (Rahmat Utomo/Kompas.com)

Di video yang diunggah akun Instagram @medanheadlines.news, tampak ibu dari siswa SD tersebut, Kamelia (38), mendatangi sekolah dan menyaksikan langsung anaknya duduk di lantai.

Di tempat itu, Kamelia tampak marah dengan wali murid.

 "Ibu orang yang berpendidikan, ibu jauh lebih berpendidikan dari saya, setidaknya jangan buat anak saya kayak binatang kayak gini," ujar Kamelia sambil menunjuk anaknya yang sedang duduk di lantai.

Diwawancarai di rumahnya di Jalan Brigjend Katamso, Kota Medan, Kamelia menjelaskan duduk perkara peristiwa memilukan yang menimpa anaknya.

Kamelia mengakui anaknya menunggak uang sekolah hingga tiga bulan karena dana Program Indonesia Pintar (PIP) di tahun 2024 belum cair.

Sementara, dia terdesak kebutuhan ekonomi mengingat suaminya hanya bekerja sebagai tukang bangunan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved