Sulit Dicabut, Begini Penampakan Bambu Pagar Laut setelah Berhasil Diangkat TNI AL dan Warga
Tiga unit kendaraan tempur milik TNI Angkatan Laut jenis Amfibi LVT-7 diterjunkan guna memudahkan proses pembongkaran pagar laut
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
"Bareng-bareng ya, satu..dua..tiga," ujar salah seorang anggota TNI AL yang bertugas sebagai komando antara dua kapal saat hendak menarik pagar laut.
Petugas yang tugas berenang di laut langsung mengecek kondisi pagar laut itu, jika bambu sudah bisa langsung terlepas dalam satu tarikan, kode tertentu pun langsung dilontarkan.
"Yeay mantap, clear..aman," ucap anggota TNI AL yang berenang di atas laut.
Tiga unit tank tersebut berwarna hijau kehitaman dengan bertuliskan Marinir pada bagian samping bodynya. Kemudian di setiap tank terdapat kode yang terdiri dari susunan angka, yakni 1518, 1519 dan 3058.
Baca juga: TNI AL Sampai Terjunkan 3 Unit Tank ke Pantai Tanjung Pasir Demi Bongkar Pagar Laut di Tangerang
Selain untuk menarik pagar laut, ke tiga kendaraan tempur berwarna hijau kehitaman dengan bertuliskan Marinir pada bagian samping bodynya yang setiap tank terdapat kode yang terdiri dari susunan angka, yakni 1518, 1519 dan 3058 itu mulanya digunakan untuk mengangkut sejumlah pejabat yang hadir langsung di pantai yang berada pada kecamatan Teluknaga tersebut.
Seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, hingga Kepala Staff TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali.
Adapun pelaksanaan pembongkaran pagar kali ini pihaknya akan menargetkan sejauh 5 kilometer. Dimana, teknisnya dilakukan secara bertahap di dua lokasi berbeda antara lain seperti di pantai Tanjung Pasir dan Pantai Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Sejumlah langkah telah disiapkan sebagai langkah-langkah antisipasi adanya hambatan dalam proses pelaksanaan seperti faktor cuaca dan ombak laut.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.500 personel gabungan dikerahkan untuk melanjutkan pembongkaran pagar laut di perairan utara Kabupaten Tangerang, Banten.
Ribuan anggota yang diturunkan itu terdiri dari 700 personil TNI AL, 400 personil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, serta 400 Pasukan Katak Marinir.
Kemudian terdapat ada 500 orang nelayan di Banten yang turut dilibatkan dalam melakukan pembongkaran pagar laut.
Upaya pembongkaran pagar laut sendiri dilakukan dengan pola bertahap. Tahap awal pembongkaran dimulai dari Pantai Tanjung Pasir yang nantinya akan berakhir di pesisir Pantai Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Progres pembongkaran tahap kedua ini sedikitnya melibatkan puluhan kapal baik dari TNI AL, KKP dan nelayan. Dimana kapal-kapal tersebut digunakan sebagai pengangkut objek pagar bambu tersebut. (m28)
Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Puluhan Petugas KKP Dampingi Keluarga Jemput Jenazah Deden Maulana di Bandara Soekarno-Hatta |
|
|---|
| Empat Tersangka Kasus Pagar Laut Tangerang Segera Disidang di PN Serang, Termasuk Kades Kohod |
|
|---|
| Dulu Laut Dipagar Kini 3 Aliran Sungai di Kabupaten Tangerang Diuruk Perusahaan Pemilik Izin PKKPR |
|
|---|
| Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Polemik Penangguhan Penahanan Arsin Cs Ditanyakan ke Polisi |
|
|---|
| Respons Kompolnas Soal Penangguhan Penahanan Kades Kohod Arsin di Kasus Pagar Laut Tangerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pagar-Laut14.jpg)