Imlek 2025

Hidangan Khas Imlek, Ini Sejarah Kue Keranjang yang Manis dan Lengket

Kue yang berwarna merah dengan rasa manis dan lengket ini menjadi makanan yang wajib ada saat perayan imlek

Editor: Joseph Wesly
Tribun Tangerang/Yulianto
Kue keranjang merek Ny Lauw Kim Wie sedang dikemas di rumah produksi, Neglasari, Kota Tangerang. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Kue Keranjang menjadi makanan khas saat perayaan Imlek.

Kue yang berwarna merah dengan rasa manis dan lengket ini menjadi makanan yang wajib ada saat perayan imlek.

Kue Keranjang terbuat dari tepung ketan dan gula merah. Kue ini bisa disimpan dengan baik bisa bertahan sampai 5-6 bulan.

Memilki rasa manis, lengket dan mengeyangkan, kue ini ternyata memiliki makna dan sejarah yang mendalam.

Bukan sekedar kue semata, kue keranjang punya sejarah bagi warga Tionghoa.

Sejarah dan Makna Kue Keranjang

Dalam buku Kepingan Narasi Tionghoa Indonesia: The Untold Histories karya Hendra Kurniawan, dijelaskan bahwa sejarah pembuatan kue keranjang bermula ketika China dilanda paceklik.

Baca juga: 2 Tip Memilih Kue Keranjang yang Bagus, Pilih Warna dan Tekstur Seperti Ini

Menurut legenda China, penduduk di daerah yang dilanda kekeringan kala itu, mengungsi ke wilayah subur.  

Mereka kemudian membuat makanan yang tahan lama dan mengenyangkan untuk bekal perjalanan menuju daerah subur.

Oleh karena itu, penduduk China kala itu mencairkan gula kemudian diaduk bersama tepung ketan dan dikukus.

Adonan itu kemudian dicetak menggunakan keranjang-keranjang bulat berdiameter 8-10 cm yang telah dilapisi daun pisang atau plastik.

Dalam perkembangannya, kue keranjang kemudian dijadikan hidangan yang wajib ada dalam perayaan Imlek.  

Saat persembahyangan Imlek, kue keranjang biasanya disusun bertingkat meninggi sebagai harapan peningkatan rezeki dan kemakmuran di tahun yang akan datang.

Rasa kue keranjang yang sangat manis dan teksturnya yang lengket memberi makna eratnya persatuan dan kerukunan dalam masyarakat Tionghoa.

Baca juga: Kue Keranjang Ny Lauw Kim Wie dari Neglasari Kota Tangerang Legendaris Jelang Imlek

Kenapa Disebut Kue Keranjang? Nama "kue keranjang" berasal dari proses pembuatannya yang dicetak menggunakan wadah berbentuk keranjang. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved