Perang Iran Israel
Israel Gempur Teheran, Ketegangan Memuncak Usai Iran Tembak Rudal ke Pangkalan AS
keputusan ini diambil setelah Israel menuduh Iran melanggar gencatan senjata yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Ketegangan antara Israel dan Iran kembali memanas setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz memerintahkan “serangan intens” ke ibu kota Iran yakni Teheran, Selasa (24/6/2025).
Melansir dari Aljazeera.com, keputusan ini diambil setelah Israel menuduh Iran melanggar gencatan senjata yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Akan tetapi meskipun Iran menyatakan bahwa pihaknya tak pernah menyepakati gencatan senjata itu, namun Karz dalam pernyataan resminya menyebut bahwa Iran telah memberikan ancaman serius terhadap keamanan Israel.
Karz juga mengartikan pelanggaran yang dilakukan Iran terhadap Israel merupakan sinyal untuk menyerukan respons militer yang tegas.
Ketegangan ini kian memburuk setelah Iran menembakkan rudal ke pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar, sebagai balasan atas serangan udara Israel yang menghantam fasilitas nuklir Iran beberapa hari sebelumnya.
Qatar mengecam keras serangan itu dan memanggil Duta Besar Iran untuk memberikan klarifikasi.
Berita soal serangan dahsyat yang menjadi sumpah Israel buntut serangan Iran yang dianggap mengingkari gencatan senjata, juga diunggah oleh kantor berita BBC News.
Iran memperingatkan, "Setiap agresi lebih lanjut akan ditanggapi dengan respons yang tegas, kuat, dan tepat waktu".
Sementara itu, di tengah konflik panas, seorang penduduk Teheran bercerita pada awak media BBC Pesian bahwa mereka menyaksikan salah satu serangan terberat oleh Israel.
Pejabat setempat mengatakan sembilan orang tewas di Iran utara. Sementara layanan darurat Israel mengatakan empat orang tewas di Beersheba.
Di Iran, ada serangan yang menghantam bangunan tempat tinggal warga Teheran usai Iran meluncurkan rudal ke pangkalan udara AS.
Yang mana, serangan itu dilakukan Iran sebagai tanggapan atas serangan AS di situs nuklirnya selama akhir pekan.
Sementara itu, Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, menyatakan bahwa pihaknya tengah menilai dampak kerusakan terhadap fasilitas nuklir negara itu dan bersiap memulihkannya.
"Persiapan untuk pemulihan telah dilakukan sebelumnya dan kami bertekad mencegah gangguan terhadap produksi atau layanan,” ujarnya seperti dikutip kantor berita Mehr, Selasa. (m40)
Gencatan Senjata Israel-Iran Hanya Temporer, Diprediksi Bakal Memanas Lagi |
![]() |
---|
Harga Minyak Dunia Terancam Naik Imbas Konflik Israel-Iran, Ini Antisipasi Pemerintah Indonesia |
![]() |
---|
Presiden Iran Tegaskan Tak Akan Serang Duluan, Siap Dialog Jika Israel Hormati Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Energi Global, Harga Minyak Sentuh Rekor Baru |
![]() |
---|
Konflik Iran-Israel Berpotensi Ganggu Logistik RI, Pemerintah Siapkan Simulasi Bahan Baku Impor |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.