Bahlil Lahadalia Tertawakan Adanya Isu Munaslub Partai Golkar

Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tengah menerpa Partai Golkar untuk menggantikan posisi Bahlil Lahadalia sebagai Ketum Golkar.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
ISU MUNASLUB GOLKAR - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat membuka Pengajian Ideologi Kebangsaan edisi ke empat atau PIK 4 yang menghadirkan Waketum DPP Partai Golkar Idrus Marham (kedua dari kiri) yang berlangsung di Hotel Narita, Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (10/8/2025). 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPONDOH - Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) tengah menerpa Partai Golkar untuk menggantikan posisi Bahlil Lahadalia yang saat ini sebagai Ketua Umum.

Menyikapi hal tersebut Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham mengungkap reaksi Bahlil saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Saat itu, lanjut dia, Bahlil menyikapinya dengan tertawa dan tidak mempermasalahkan informasi itu. 

"Metika masalah ini bergulir, Pak Bahlil itu ketawa-ketawa, lalu malah Pak Bahlil bilang ya itu baguslah," ujar Idrus saat diwawancarai awak media di Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (10/8/2025).

Lebih lanjut ia menilai kepemimpinan Bahlil untuk partai berlambang pohon beringin menjadi representasi nyata motto yaitu suara masyarakat ialah suara Partai Golkar.

Pasalnya kader Partai Golkar memiliki kebanggan memiliki sosok Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI menjadi pemimpin dari Indonesia Timur.

Poin tersebut dinilai terlalu sempurna sehingga tidak ada ruang bagi lawan politik mencari titik kelemahan Ketum Partai Golkar yang telah memimpin tepat satu tahun atau sejak Rabu (21/8/2024).

"Pak Bahlil ini adalah orang baik, orang punya prestasi dan juga mencerminkan
betul-betul Partai Golkar yaitu menjadi pemimpin dari Papua, ini luar biasa," ungkapnya.

"Jadi kalau ada yang menjelek-jelekin, kata Pak Bahlil, ya karena kita baik, jadi yang sudah jelek, tidak bisa lagi dijelek-jelekin, saya rasa wah ini luar biasa sekali," sambungnya.

Baca juga: Dibuka Bahlil Lahadalia, Partai Golkar Gelar Pengajian Ideologi Kebangsaan 4 di Kota Tangerang

Selain itu Idrus turut mensyukuri dipimpinnya Partai Golkar oleh Bahlil lantaran memiliki sederet prestasi mentereng di usia yang tergolong muda yakni berumur 49 tahun.

Oleh karena itu ia justru mencurigai adanya pihak-pihak yang hendak mencoreng partai dengan warna kebesaran kuning baik dari sisi internal ataupun eksternal partai.

Menurut dia, sebagai perpanjangan suara masyarakat Partai Golkar perlu bergotong-royong dan bahu-membahu mewujudkan solidaritas kebersamaan seluruh kader.

"Ini artinya Pak Bahlil betul-betul memimpin Partai Golkar, sebab dia punya prestasi, punya kemampuan dan punya satu perjalanan dari bawah sehingga memiliki pengetahuan, sensitif, punya tanggung jawab yang tinggi," ungkapnya.

"Apa yang ditunjukkan selama ini juga adalah kepemimpinan, pencerminan dari nilai-nilai patriotisme, nasionalisme dan keindonesiaan yang orientasinya adalah karya-kekaryaan, jadi ya tidak ada alasan," kata dia.

Baca juga: Bahlil Marahi Dirjennya karena Tak Beri Data Baru saat Rapat di DPR RI: Masih Mau Jadi Dirjen Kau?

Dilansir Tribunnews.com, isu Munaslub di tubuh Partai Golkar mencuat sebagai wacana politik yang disebut-sebut bertujuan untuk melengserkan Bahlil Lahadalia dari kursi Ketua Umum. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved