Jumat, 12 Juni 2026

Raja Jogja Minta Polda DIY Selidiki Kematian Mahasiswa Amikom Rheza Sendy Meski Keluarga Iklas

Rheza Sendy ditemukan dalam kondisi luka-luka setelah gas air mata ditembakkan di depan Mapolda DIY

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(Tribun Jogja/ Yuwantoro Winduajie)
MINTA SELIDIKI- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Raja Jogjja tersebut tetap minta polisi melakukan penyelidikan meski keluarga sudah mengiklaskan kematian Rheza Sendy. (Tribun Jogja/ Yuwantoro Winduajie) 

TRIBUN TANGERANG.COM, YOGYAKARTA- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta Polda DIY menyelidiki kematian mahasiswa Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy.

Raja Jogja tersebut tetap minta polisi melakukan penyelidikan meski keluarga sudah mengiklaskan kematian Rheza Sendy.

“Mereka (kepolisian) yang punya kewajiban melakukan investigasi,” kata Sri Sultan HB X, Senin (1/9/2025).

Rheza Sendy ditemukan dalam kondisi luka-luka setelah gas air mata ditembakkan di depan Mapolda DIY pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Korban kala itu bersama ratusan mahasiswa menggelar aksi menuntut kasus kematian Affan Kurniawan diusut.

Ketika gas air mata ditembakkan, Rheza dan temannya melarikan diri menggunakan sepeda motor. 

Namun dia terjatuh, sementara temannya berhasil menyelamatkan diri. Rheza sempat dirawat di RSUP Dr Sardjito sebelum akhirnya meninggal dunia.

Polisi Dalami Penyebab Kematian

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menyebut penyelidikan terkendala penolakan keluarga terhadap proses autopsi.

Namun, pihaknya tetap mendalami penyebab kematian mahasiswa tersebut.

“Korban diambil dari TKP dalam keadaan lemah, kemudian dibawa ke dalam dan ditangani tim kedokteran kepolisian, sebelum akhirnya dibawa ke RSUP Dr Sardjito,” jelasnya, Selasa (2/9/2025), dikutip dari TribunJogja.com.

Ia juga mengatakan masih mendalami dugaan penganiayaan, termasuk adanya bekas pijakan sepatu PDL di tubuh korban.

“Sementara masih kita analisa semua data dan keterangan dari media, orang tua, serta saksi-saksi,” tambahnya.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara transparan.

“Total 10 saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari pendalaman terhadap peristiwa tersebut,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved