Sabtu, 13 Juni 2026

Ironi "Gerbang" Kota Tangsel, Jargon Cerdas Modern Religius Berhadapan dengan Sampah

Sampah-sampah yang dibungkus kantong plastik hitam dan putih itu berjejer di pinggir jalan, tepat di area pintu masuk kota.

Tayang:
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
TUMPUKAN SAMPAH - Tumpukan sampah yang berjejer di pintu masuk Kota Tangerang Selatan dari arah Cisauk menjadi ironi wajah kota, dipicu terganggunya pengelolaan sampah akibat perbaikan TPA Cipeucang, sekaligus memicu keluhan warga yang terdampak langsung,(TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Alih-alih kesan hangat sebuah kota tujuan, langkah pertama memasuki Kota Tangerang Selatan justru disambut pemandangan yang memilukan, Serpong, Senin (15/12/2025).

Pantauan TribunTangerang.com, gapura batas wilayah menuju Kota Tangerang Selatan dari arah Cisauk, Kabupaten Tangerang justru disambut pemandangan tumpukan sampah di sisi kanan jalan.

Sampah-sampah yang dibungkus kantong plastik hitam dan putih itu berjejer di pinggir jalan, tepat di area pintu masuk kota.

Gapura berwarna abu-abu dengan aksen cokelat bertuliskan “Selamat Datang Kota Tangerang Selatan” tersebut sebenarnya dikelilingi pepohonan yang cukup rimbun.

Namun, hamparan sampah sepanjang sekitar 10 meter tampak kontras dan menyambut para pengguna jalan yang akan memasuki kota dengan jargon “cerdas, modern, dan religius” itu.

Seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar lokasi, Ujang Wirawan mengaku resah dengan kondisi tersebut. 

Menurutnya, tumpukan sampah terus bertambah dan mengganggu aktivitasnya mencari nafkah.

“Saya jualan di sini setiap hari. Sekarang kondisinya sudah ampun-ampunan, sampahnya terus nambah. Saya juga enggak tahu ini sampah dari siapa, soalnya pas saya datang sudah berjejer di dekat lapak saya,” ujar pedagang sayur kepada TribunTangerang.com, Serpong, Tangsel, Senin (15/12/2025).

Baca juga: Alasan Tumpukan Sampah di Flyover Ciputat Tangsel Ditutup Terpal

Ia juga menyebut persoalan sampah tidak hanya terjadi di lokasi tersebut. Kabar penuh sesaknya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong disebut menjadi salah satu penyebab merebaknya tumpukan sampah di berbagai titik.

“Katanya sampah sekarang ada di mana-mana karena TPA Cipeucang sudah penuh. Mudah-mudahan ada solusinya, karena bukan cuma di sini. Saya lewat ke mana-mana, sampah memang banyak sekarang,” tutupnya.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengakui pengelolaan sampah di wilayahnya sempat tidak tertangani secara optimal dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dipicu oleh proses perbaikan dan penataan konstruksi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

“TPA Cipeucang sedang dalam tahap perbaikan dan penataan konstruksi serta timbunan sampahnya, sehingga memang dalam beberapa hari belakangan sampah tidak dapat masuk terlebih dahulu,” ujar Benyamin Davnie saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, perbaikan saat ini difokuskan pada area landfill 3 di TPA Cipeucang. Setelah proses perbaikan tersebut rampung, landfill kembali dapat menampung sampah dari seluruh wilayah Tangerang Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved