Ironi "Gerbang" Kota Tangsel, Jargon Cerdas Modern Religius Berhadapan dengan Sampah
Sampah-sampah yang dibungkus kantong plastik hitam dan putih itu berjejer di pinggir jalan, tepat di area pintu masuk kota.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Alih-alih kesan hangat sebuah kota tujuan, langkah pertama memasuki Kota Tangerang Selatan justru disambut pemandangan yang memilukan, Serpong, Senin (15/12/2025).
Pantauan TribunTangerang.com, gapura batas wilayah menuju Kota Tangerang Selatan dari arah Cisauk, Kabupaten Tangerang justru disambut pemandangan tumpukan sampah di sisi kanan jalan.
Sampah-sampah yang dibungkus kantong plastik hitam dan putih itu berjejer di pinggir jalan, tepat di area pintu masuk kota.
Gapura berwarna abu-abu dengan aksen cokelat bertuliskan “Selamat Datang Kota Tangerang Selatan” tersebut sebenarnya dikelilingi pepohonan yang cukup rimbun.
Namun, hamparan sampah sepanjang sekitar 10 meter tampak kontras dan menyambut para pengguna jalan yang akan memasuki kota dengan jargon “cerdas, modern, dan religius” itu.
Seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar lokasi, Ujang Wirawan mengaku resah dengan kondisi tersebut.
Menurutnya, tumpukan sampah terus bertambah dan mengganggu aktivitasnya mencari nafkah.
“Saya jualan di sini setiap hari. Sekarang kondisinya sudah ampun-ampunan, sampahnya terus nambah. Saya juga enggak tahu ini sampah dari siapa, soalnya pas saya datang sudah berjejer di dekat lapak saya,” ujar pedagang sayur kepada TribunTangerang.com, Serpong, Tangsel, Senin (15/12/2025).
Baca juga: Alasan Tumpukan Sampah di Flyover Ciputat Tangsel Ditutup Terpal
Ia juga menyebut persoalan sampah tidak hanya terjadi di lokasi tersebut. Kabar penuh sesaknya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong disebut menjadi salah satu penyebab merebaknya tumpukan sampah di berbagai titik.
“Katanya sampah sekarang ada di mana-mana karena TPA Cipeucang sudah penuh. Mudah-mudahan ada solusinya, karena bukan cuma di sini. Saya lewat ke mana-mana, sampah memang banyak sekarang,” tutupnya.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengakui pengelolaan sampah di wilayahnya sempat tidak tertangani secara optimal dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi tersebut dipicu oleh proses perbaikan dan penataan konstruksi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
“TPA Cipeucang sedang dalam tahap perbaikan dan penataan konstruksi serta timbunan sampahnya, sehingga memang dalam beberapa hari belakangan sampah tidak dapat masuk terlebih dahulu,” ujar Benyamin Davnie saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, perbaikan saat ini difokuskan pada area landfill 3 di TPA Cipeucang. Setelah proses perbaikan tersebut rampung, landfill kembali dapat menampung sampah dari seluruh wilayah Tangerang Selatan.
| Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta untuk Siswa yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri |
|
|---|
| Kepala Sekolah yang Menyimpang dalam SPMB di Tangsel Terancam Sanksi Tegas |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Jumat 12 Juni 2026: Sebagian Cerah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Banten Jumat 12 Juni 2026: Sebagian Wilayah Cerah |
|
|---|
| SIM Keliling di Tangerang Selatan Jumat 12 Juni 2026, Ada 2 Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/TUMPUKAN-SAMPAH-100165409.jpg)