Rabu, 15 April 2026

Kesehatan

5 Cara Perawatan di Rumah yang Disarankan Dinkes saat Gejala Campak Muncul

Dinas Kesehatan Kota Tangerang pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, sekaligus membagikan panduan perawatan campak di rumah.

Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Freepik
CAMPAK - Campak ternyata tidak hanya menyebabkan ruam, tetapi juga bisa memicu kerusakan otak dan gangguan imun bertahun-tahun setelah sembuh.(Freepik) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Penyakit campak menjadi salah satu infeksi virus yang perlu diwaspadai karena sangat mudah menular melalui percikan air liur saat batuk atau bersin.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, sekaligus membagikan panduan perawatan campak di rumah.

Meski sebagian besar kasus campak bisa ditangani secara mandiri, perawatan yang tepat tetap penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi. 

"Campak umumnya ditandai dengan gejala demam, batuk, pilek, mata merah, serta ruam pada kulit. Meskipun sebagian besar kasus dapat ditangani di rumah, perawatan yang tepat sangat diperlukan agar tidak terjadi komplikasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni dikutip laman Pemkot Tangerang.

Dini Anggraeni juga turut mengingatkan masyarakat untuk segera membawa pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala berat, seperti sesak napas, kejang, demam tinggi yang tidak turun, atau kondisi yang semakin memburuk.

"Selain itu, upaya pencegahan melalui imunisasi campak tetap menjadi langkah paling efektif untuk melindungi diri dan keluarga dari penyakit ini," tegasnya.

Baca juga: Dinkes Tangerang Siapkan Vaksinasi Campak untuk 10.000 Nakes, Tunggu Distribusi Vaksin dari Kemenkes

Meski begitu, ketika mengalami gejala-gejala yang merujuk campak, masyarakat bisa melakukan perawatan secara mandiri di rumah, diantaranya

1. Perbanyak konsumsi cairan untuk mencegah dehidrasi, seperti air putih, sup, atau jus buah.

2. Konsumsi makanan bergizi seimbang guna membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

3. Pemberian vitamin A sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi risiko komplikasi.

4. Istirahat yang cukup agar tubuh memiliki energi yang optimal dalam melawan infeksi.

5. Lakukan isolasi mandiri, dengan menghindari kontak langsung dengan orang lain guna mencegah penularan.

(Tribuntangerang.com/Pemkot Tangerang)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved