Rabu, 29 April 2026

Kesehatan

Cuaca Tak Menentu Bikin Sakit Tenggorokan, Waspadai Gejala Seriusnya

Cuaca yang tak menentu, kadang terik, lalu tiba-tiba hujan ringan hingga deras sering membuat orang mulai merasakan sakit tenggorokan.

Tayang:
Tribuntangerang.com/TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico
DOKTER ELIZABETH VANIA - Cuaca tak menentu picu sakit tenggorokan, dokter THT ingatkan waspadai gejala radang amandel dan jangan sembarangan konsumsi antibiotik. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, PAGEDANGAN - Cuaca yang tak menentu, kadang terik, lalu tiba-tiba hujan ringan hingga deras sering membuat orang mulai merasakan sakit tenggorokan.

Kondisi ini kerap dianggap radang biasa, padahal bisa berkaitan dengan gangguan pada amandel yang perlu diwaspadai.

Lalu, kapan keluhan tersebut perlu diperiksakan ke dokter?

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan di Rumah Sakit St. Carolus Summarecon Serpong,
Elizabeth Vania Valentine Handoko menjelaskan perubahan cuaca memang dapat memengaruhi daya tahan tubuh, terutama pada anak-anak yang sistem imunnya masih berkembang.

"Pada anak-anak, sistem kekebalan tubuhnya masih dalam proses belajar. Amandel itu sebenarnya adalah garda terdepan atau benteng pertahanan tubuh yang menyaring apa pun yang masuk melalui mulut dan hidung,” jelas Elizabeth Vania Valentine Handoko kepada TribunTangerang.com, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, amandel merupakan bagian dari jaringan limfoid yang berfungsi sebagai proteksi awal terhadap kuman, virus, maupun zat asing yang masuk ke tubuh. 

Karena perannya tersebut, Elizabeth Vania Valentine Handoko mengungkapakan amandel pada anak cenderung lebih mudah membesar sebagai respons terhadap paparan baru. Namun, pembesaran amandel tidak selalu berarti infeksi berbahaya.

“Amandel besar tidak selalu berarti radang atau infeksi. Bisa saja itu hanya pembesaran karena proses respons imun yang masih aktif,” ujar dokter yang sudah 2 tahun mengabdi di rumah sakit St.Carolus itu.

Baca juga: Membedakan Amandel dan Radang Berbahaya pada Anak

Meski demikian, ia mengingatakan masyarakat perlu waspada jika sakit tenggorokan disertai gejala tertentu.

Beberapa tanda yang patut diperhatikan, lanjut Elizabeth, antara lain demam, nyeri saat menelan hingga anak tidak mau makan atau minum, badan terasa lemas, bahkan sesak napas.

"Kalau sudah ada demam, nyeri menelan yang berat, badan terasa tidak enak, atau sampai sesak karena amandel membesar dan menyumbat jalan napas, itu perlu evaluasi lebih lanjut oleh dokter,” kata Elizabeth.

Ia menambahkan, tidak semua radang amandel membutuhkan antibiotik. Penyebab radang bisa berasal dari virus maupun bakteri.

“Tidak semua tonsilitis itu disebabkan oleh bakteri. Kalau penyebabnya virus, itu biasanya tidak perlu antibiotik dan bisa sembuh sendiri dengan terapi suportif,” tegasnya.

Di tengah kekhawatiran orang tua ketika anak sering absen sekolah akibat sakit tenggorokan, sebagian memilih langsung membeli antibiotik tanpa pemeriksaan. Padahal, langkah tersebut tidak disarankan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved