Minggu, 10 Mei 2026

Kesehatan

Baik Buruk Karbohidrat dalam Asupan Makanan, Ini Bukti Penelitian Terbaru

Makanan mengandung karbohidrat seperti kacang polong dan kacang-kacangan, biji-bijian, susu dan produk susu, buah-buahan, dan sayuran.

Tayang:
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
Greenletes
Ilustrasi makanan mengandung karbohidrat seperti biji-bijian, umbi-umbian, dan sayuran. 

Karbohidrat dianggap orang tidak sehat karena kurang bergizi.antara lain terutama terdapat dalam karbohidrat olahan, seperti beras dan tepung yang dipoles, minuman manis seperti soda dan jus

Selain itu, makanan ringan termasuk kue kering mengandung karbohidrat tidak sehat.

Baca juga: 5 Mitos Kesehatan Kulit, Ada Kesalahahpahaman dalam Perawatan Kulit

Menurut penelitian, diet asupan tinggi karbohidrat dan lebih sedikit pilihan lebih bergizi dapat meningkatkan peradangan dan ketidakseimbangan hormon pada orang dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Konsumsi berlebihan gula tambahan sederhana dikaitkan dengan peningkatan risiko resistensi insulin.

Penelitian membedakan bahwa gula tambahan dan gula sederhana terjadi secara alami dalam makanan tidak memiliki efek negatif yang sama.

Studi 2018 menyarankan bahwa sumber gula alami, seperti madu efektif dalam mengurangi kadar gula darah dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.

Penelitian muncul terus menyoroti efek kesehatan merugikan dari makanan karbohidrat tidak sehat ini.

Para ahli merekomendasikan makan makanan seimbang terutama terdiri atas makanan bergizi.

Termasuk jenis karbohidrat ini hanya dalam jumlah sedang.

Baca juga: Nagita Slavina Hamil Anak Kedua Makin Cantik, Perawatan Biasa tanpa Neko-neko

Karbohidrat sehat

Sumber karbohidrat padat nutrisi dianggap sehat seperti buah-buahan yakni pisang, apel, dan beri.

Sayuran non-tepung, seperti bayam, wortel, dan tomat. Serta biji-bijian utuh terdapat dalam tepung gandum utuh, beras merah, dan quinoa.

Kacang polong dan kacang-kacangan, seperti kacang hitam, kacang lentil, atau garbanzo kacang.

Susu dan produk susu, seperti susu rendah lemak, yogurt, dan keju.

Penelitian menghubungkan diet kaya karbohidrat kompleks — seperti diet Mediterania — dengan manfaat anti-inflamasi, menurunkan resistensi insulin, dan mengurangi risiko penyakit kronis.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved