Virus Corona

Pelaku Perjalanan dari AS dan Turki Bakal Langsung Dikarantina Begitu Tiba di Bandara

Pelaku perjalanan dari negara-negara tersebut tidak akan diperiksa di bandara, namun langsung dibawa ke tempat karantina.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah masih memberlakukan karantina selama 8 hari bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. 

 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Pemerintah memperketat pintu masuk bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, terutama dari negara yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

"Bahwa kedatangan orang asing juga kami lakukan pengamatan untuk orang dari daerah-daerah."

"Yang kita anggap punya kecenderungan tinggi, atau level 4 istilah kita," kata Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (27/9/2021).

Baca juga: INI 7 Kader Golkar yang Dinilai Berpeluang Besar Gantikan Azis Syamsuddin Sebagai Wakil Ketua DPR

Negara negara tersebut, kata Luhut, di antaranya yakni Amerika Serikat dan Turki.

Pelaku perjalanan dari negara-negara tersebut tidak akan diperiksa di bandara, namun langsung dibawa ke tempat karantina.

"Jadi dalam perjalanan kena, itu langsung kita bawa, dikarantina."

Baca juga: IDAI Minta Pemerintah Segera Vaksinasi Covid-19 Anak Umur di Bawah 12 Tahun, Paling Telat Awal 2022

"Jadi sekarang tidak diperiksa di airport, langsung dikarantina," tuturnya.

Luhut mengatakan, pemerintah masih memberlakukan karantina selama 8 hari bagi pelaku perjalanan dari luar negeri.

Sebab, berdasarkan masukan dari epidemiolog, pelaku perjalanan yang terinfeksi varian delta sudah menunjukkan gejala pada hari kedua setelah terinfeksi.

Baca juga: Masih Penyelidikan, Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Penggelapan Aset Kwarnas Pramuka

"Karena hasil dari epidemiolog itu, dua hari sudah kelihatan reaksi kalau dia kena untuk varian Delta ini. Jadi kita masih cukup mengena itu," paparnya.

Luhut mengatakan, pemerintah juga akan mengatur kedatangan pesawat dari luar negeri, agar tidak terjadi penumpukan begitu tiba di Indonesia.

Pemerintah menggelar rapat mingguan untuk membahas rinci, pengaturan perjalanan dari luar negeri.

Baca juga: 137 Juta Penduduk Indonesia Laki-laki, Perempuan 134 Juta

"Jadi detail kami periksa, setiap 1 minggu 2 kali. Jadi 1 minggu kami adakan rapat untuk pemeriksaan detail ini," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved