Selasa, 14 April 2026

Buronan Kejaksaan Agung

Tulis Surat Terbuka Lagi, Irjen Napoleon Bonaparte: Aku Bukan Koruptor!

Rusdi menyampaikan, Polri belum berencana melakukan tes kejiwaan kepada Irjen Napoleon.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte menulis surat terbuka lagi dari dalam Rutan Bareskrim Polri. Jenderal bintang dua itu mengaku bukan koruptor dan tengah diperalat oleh seseorang. 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Irjen Napoleon Bonaparte menulis surat terbuka lagi dari dalam Rutan Bareskrim Polri.

Kali ini, jenderal bintang dua itu mengaku bukan koruptor dan tengah diperalat oleh seseorang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, kasus hukum yang tengah menjerat Irjen Napoleon masih dalam proses penyelesaian oleh penyidik Polri.

Baca juga: 57 Mantan Pegawai KPK Isyaratkan Terima Tawaran Kapolri Jadi ASN Polri Jika Sesuai Keahlian

"Itu masih proses (pengakuan surat terbuka Napoleon bukan koruptor), masih proses itu."

"Semua nanti penyidik yang akan menyelesaikan kasus ini," kata Rusdi kepada wartawan, Kamis (7/10/2021).

Rusdi menyampaikan, Polri belum berencana melakukan tes kejiwaan kepada Irjen Napoleon.

Baca juga: Bali Dibuka Lagi untuk Turis Asing Mulai 14 Oktober, Wisatawan Tak Penuhi Syarat akan Disuruh Pulang

"Sejauh ini tidak ada (tes kejiwaan Irjen Napoleon)," ucapnya.

Terpidana kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Tjandra Irjen Napoleon Bonaparte kembali membuat surat terbuka.

Kali ini, dia mengaku bukanlah koruptor.

Baca juga: 9.855 Orang Berkategori Hitam pada PeduliLindungi Masih Nekat Beraktivitas di Fasilitas Publik

 Ahmad Yani, kuasa hukum Irjen Napoleon, membenarkan surat terbuka tersebut.

Surat terbuka tersebut untuk merespons kasus terkini yang menjeratnya.

Berikut isi surat terbuka Napoleon:

Baca juga: Dua Polisi Penembak 6 Anggota FPI Hingga Tewas Mulai Disidang 18 Oktober di PN Jaksel

SAATNYA BANGKIT

Saudara-saudaraku sebangsa dan se-tanah air,

Sebenarnya selama ini saya sudah mengalah dalam diam karena terbelenggu oleh seragamku.. untuk tutup mulut dan menerima nasib apapun yang mereka tentukan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved