Kesehatan
5 Jenis Diet Vegetarian Paling Populer, dari Pantang Telur hingga Daging Merah
Ada banyak alasan mengapa lebih banyak orang memilih pola makan vegetarian dan beberapa variasi pendekatan cara makannya.
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
Diet flexitarian dirancang agar lebih fleksibel daripada diet vegan atau vegetarian yang ketat, seperti yang ditunjukkan oleh awalan "flexi".
Pola makan tersebut menekankan manfaat makanan nabati, tetap mempersilakan mengonsumsi sejumlah kecil produk hewani.
Tetap mengutamakan tumbuhan untuk makan, tetapi juga tetap mengonsumsi daging dan produk hewani lainnya, seperti telur dan susu, dalam jumlah sedang.
Prinsip utama diet flexitarian termasuk makan makanan nabati utuh, protein dari tumbuhan ketimbang hewan, membatasi tambahan gula dan makanan olahan jika memungkinkan.
Serta memasukkan daging dan produk hewani sesekali.
Seorang flexitarian secara teknis tidak akan dianggap sebagai vegetarian karena mereka kadang-kadang makan sedikit daging. Terserah individu untuk merancang diet agar sesuai dengan gaya hidup mereka.
5. Diet pescatarian
Diet pescatarian adalah diet nabati yang mencakup ikan. Awalan ini berasal dari kata Italia 'pesce' berarti ikan.
Seseorang yang menjalani diet pescatarian akan mengonsumsi makanan berbasis ikan, seperti tuna, halibut, salmon, atau sushi.
Mereka biasanya menghindari daging daging sapi, ayam, atau babi.
Diet pescatarian menawarkan manfaat mendapatkan asam lemak omega-3 yang sehat dari ikan dan makanan laut. (Healthline)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Sayuran21111.jpg)