Formula E

Anies: Pak Presiden Urusannya Besar, Ini Terlalu Remeh Temeh soal Lokasi Balap Formula E

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang berusaha merealisasikan penyelenggaraan balapan Formula E.

Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Presiden Jokowi tidak pernah mengurus penetapan lokasi balap Formula E yang akan digelar pada 4 Juni 2022. Foto dok: Anies Baswedan bersama Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni di Pendopo Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Hingga saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang berusaha merealisasikan penyelenggaraan balapan Formula E.

Pada saat Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan balapan mobil listrik itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah mengurus penetapan lokasi balap Formula E yang akan digelar pada 4 Juni 2022.

Pernyataan tersebut untuk meluruskan stigma di masyarakat, bahwa Anies melempar kewenangan Formula E kepada Presiden Jokowi untuk meredam gejolak penolakan turmanen itu dari Fraksi PDI Perjuangan dan PSI.

“(Penentuan) lokasinya sangat teknis sekali. Jadi, tidak membahas lokasi Formula E diminta tolongkan kepada pak Presiden, bukan. Pak Presiden juga urusannya besar. Ini terlalu remeh temeh kalau dititipkan kepada beliau,” kata Anies yang dikutip dari YouTube Total Politik pada Jumat (21/1/2022).

Menurut Anies, penetapan lokasi Formula E dibutuhkan kajian yang matang oleh pemegang lisensi, dalam hal ini Formula E Operations (FEO).

Salah satu pertimbangan FEO menentukan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara untuk menetapkan lokasi ini karena elevasi dari tanah itu sendiri.

Baca juga: Dirut PT Jakpro Widi Tegaskan Grand Launching JIS Bertepatan Saat Formula E Digelar pada 4 Juni 2022

Baca juga: Penyaluran Kredit Rp 1,2 Triliun dari Bank DKI ke Ancol Bukan untuk Formula E Tetapi untuk Investasi

“Ini teknis sekali karena Formula E itu mengggunakan (tenaga) listrik, sehingga dia butuh tempat di mana evaluasi pun berpengaruh,” ujar Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan, awalnya Pemerintah DKI menetapkan lokasi venue berada di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada 2019.

Namun lantaran ada pandemi Covid-19, penyelenggaraan turnamen dibatalkan sampai 2021.

“Lalu terjadi perkembangan, di mana Monas tidak lagi dianggap visible. Oke kalau begitu, kami mencari lagi. Ada lima tempat dan saya lupa satu per satu. Semua dipertimbangkan, sampai akhirnya diputuskan di Ancol,” jelas Anies.

Baca juga: Prasetyo Edi Marsudi Lega saat Tahu KPK akan Menyelidiki Dugaan Korupsi di Ajang Balap Formula E

Setelah tempat diputuskan FEO, kata Anies, perseroan daerah PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk sebagai penyelenggara acara lalu melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk membentuk Panitia Pelaksana Turnamen Formule E tahun 2022.

Kemudian, tim ini membahas rencana pembangunan sirkuit di lokasi yang masih berupa tanah kosong tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum IMII ambang Soesatyo alias Bamsoet menyatakan, rekomendasi venue Formula E dari Presiden RI Joko Widodo merupakan bentuk penghormatan kepada kepala negara.

Dia menilai, hal itu merupakan sesuatu yang lumrah, mengingat event Formula E adalah ajang balap berskala internasional.

Baca juga: Anggota DPRD DKI Apresiasi KPK yang Terpanggil Selidiki Rencana Ajang Balap Formula E

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved