Berita Daerah
TERBONGKAR, Bupati Langkat Punya Penjara Tersembunyi: Isinya Pekerja Sawit, Habis Kerja Dikerangkeng
Penyintas dari Migrant Care menyebut ada indikasi perbudakan modern yang diduga dilakukan Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.
TRIBUNTANGERANG.COM, MEDAN - Penjara tersembunyi yang diduga milik Bupati Langkat yang terkena OTT KPK, berhasil terungkap.
Penyintas dari Migrant Care menyebut, ada indikasi perbudakan modern yang diduga dilakukan Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin.
Adanya indikasi perbudakan modern itu mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah 'Istana' Terbit Rencana Peranginangin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, dan menemukan adanya penjara atau kerangkeng khusus.
Meski Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak menyebut bahwa penjara atau kerangkeng itu
sebagai tempat rehabilitasi, nyatanya tempat itu tak mengantongi izinPenjara atau kerangkeng tersebut dibuat di belakang rumah Bupati Langkat.
Baca juga: Orang Nomor Dua di Langkat Belum Mau Komentar Soal OTT KPK
Baca juga: Sang Anak tak Terima Rahmat Effendi Disebut OTT KPK, Ade Puspitasari: Memang Kuning Sedang Diincar
Saat petugas KPK menggeledah kediaman Terbit Rencana Peranginangin, ditemukan empat orang pria di dalam penjara yang kabarnya dalam kondisi babak belur.
Dari penjelasan Kapolda Sumut, mereka yang ditahan oleh Terbit turut dipekerjakan di perkebunan sawit, dan kerja lainnya.
Inipula yang disinyalir menjadi temuan Migrant Care sebagai bentuk dugaan perbudakan modern.
Dari beberapa foto yang beredar, penjara pribadi milik Terbit itu seperti penjara seperti kebanyakan.
Ruangan khusus itu di dalamnya terdapat tempat tidur kayu untuk para tahanan.
Baca juga: Rumah Rahmat Effendi Langsung Senyap dan Tertutup sesaat setelah Kabar OTT KPK
Dari pengakuan pihak Migrant Care, mereka menerima 20 laporan terkait dugaan perbudakan modern ini.
Hari ini, Senin (24/1/2022), Migrant Care membuat laporan ke Komnas HAM.
Usai membuat laporan, Migrant Care mau memaparkan lebih detail terkait adanya penjara pribadi yang diduga dipakai untuk menahan para pekerja.
Pekerja Perkebunan Sawit
Penanggung Jawab Migrant Care, Anis Hidayah menyebut bahwa penjara yang ada di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin cuma modus rehabilitasi.
Baca juga: Masih Ada Waktu 12 Hari, Raja OTT KPK Yakin Jokowi Berpihak kepada 56 Pegawai yang Diberhentikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/penjara-langkat.jpg)