Penipuan Binomo

Indra Kenz Ditetapkan Jadi Tersangka, Brigjen Ahmad Ramadhan Memastikan Bukan Hoaks

Crazy rich Medan Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan Binomo, Kamis (24/2/2022). Penetapan tersangka ini dilakukan Bareskrim Polri.

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Tribunnews.com/Alivio
Penampilan Indra Kenz di Polda Metro Jaya, Senin (7/2/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Crazy rich Medan Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penipuan berkedok trading binary option Binomo, Kamis (24/2/2022).

Penetapan Indra Kenz sebagai tersangka dilakukan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri yang menangani kasus penipuan ini.

Penetapan tersangka itu berdasarkan laporan polisi B/0058/II/2020/Bareskrim tanggal 3 Februari 2022 tentang dugaan tindak pidana judi online dan/atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan/atau penipuan, perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang.

Penetapan Indra Kenz sebagai tersangka, bukanlah kabar bohong atau hoaks karena diungkap oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Baca juga: Kejati Banten Tambah Satu Orang Tersangka Kasus Pungli di Bandara Soekarno Hatta

Ramadhan menjelaskan, penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa Indra Kenz selama sekitar tujuh jam, sejak pukul 13.30 WIB hingga 20.10 WIB.

Usai diperiksa, kata Ramadhan, penyidik juga telah melakukan gelar perkara. Hasilnya, penyidik memutuskan menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka.

"Setelah gelar perkara, penyidik menetapkan saudara IK sebagai tersangka," ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/2/2022).

Lebih lanjut, Ramadhan menyampaikan penyidik juga berencana akan langsung menahan Indra Kenz usai penetapan tersangka tersebut. Namun, penahanan tersebut masih diproses oleh penyidik.

Baca juga: Meski Sudah Putus, Verrel Bramasta dan Natasha Wilona Liburan Bareng di Dubai

"Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik melakukan penangkapan dan akan segera melakukan penahanan," pungkas dia.

Atas perbuatannya itu, Indra Kenz disangka telah melanggar pasal 45 ayat 2 Jo pasal 27 ayat 2 dan atau atau 45 ayat 1 Jo pasal 28 ayat 1 UU nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Selain itu, pasal 3, pasal 5 dan pasal 10 UU 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU. Dan/atau pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

Sebelumnya, Kamis siang, Indra Kenz memenuhi pemeriksaan polisi dalam statusnya sebagai saksi dugaan penipuan trading binary option melalui platform Binomo.

Sekitar pukul 13.10 WIB, Indra Kenz tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (24/2/2022).

Baca juga: Pilar Saga Ichsan Bakal Bantu Pemilik Tahu untuk Mendorong Pemerintah Tekan Harga Kedelai

Memakai kemeja dan topi berwarna hitam, Indra Kenz juga memakai masker berwarna putih dan kacamata.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved