Edukasi

Financial Planner: Berasuransi Adalah Bagian dari Managemen Risiko, Bukan Tabungan

Dari periode Maret 2020 hingga Desember 2021 industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim terkait Covid-19 sebesar Rp8,82 triliun

istimewa
Dari periode Maret 2020 hingga Desember 2021 industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim terkait Covid-19 sebesar Rp8,82 triliun 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG —  Walaupun ada produk asuransi yang memadukan tabungan, namun sejatinya asuransi adalah bagian dari manajemen risiko atau sedia payung sebelum hujan. 

Dalam kondisi pandemi saat ini, memiliki asuransi menjadi sebuah kebutuhan karena asuransi dapat memproteksi risiko finansial nasabah di masa depan.

Mengutip data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Industri asuransi jiwa telah melindungi sebanyak 65,56 juta jiwa masyarakat Indonesia pada tahun 2021.

Angka ini tumbuh sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun 2020, dengan nilai total uang pertanggungan sebesar Rp4.360,81 triliun.

Baca juga: Ayah Bibi Ardiansyah Pastikan Asuransi Milik Vanessa Angel untuk Gala Belum Bisa Dicairkan

Sementara, total klaim dan manfaat yang dibayarkan industri asuransi jiwa sebesar Rp159,43 triliun. Termasuk dalam hal klaim Covid-19 yang merupakan bukti nyata komitmen industri asuransi jiwa secara umum.

AAJI mencatat dari periode Maret 2020 hingga Desember 2021 industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim terkait Covid-19 sebesar Rp8,82 triliun yang merupakan bukti komitmen industri dalam melindungi masyarakat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari AAJI, dalam periode 2016 sampai dengan Oktober 2021, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim dan manfaat terkait dengan produk unit-link lebih dari Rp. 335 triliun untuk 4,9 juta polis dan 5,5 juta tertanggung.

"Hal ini menggambarkan bahwa begitu banyaknya pihak yang menerima manfaat dari kepemilikan produk unit-link di industri asuransi jiwa,"  kata Duta Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI, Deddy Karyanto, Senin (14/3/2022).

Baca juga: Doddy Sudrajat Tak Pernah Menyangka Kebaikan Vanessa Angel Sampai Buatkan Asuransi

Ia mengatakan besarnya pembayaran manfaat tersebut juga menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa merupakan industri yang likuid, sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu ragu untuk membeli produk asuransi.

Sebagai seorang Financial Planner yang bersertifikasi, Deddy menambahkan bahwa peran literasi oleh para agen sangat penting.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved