Lebaran 2022

THR Tak Boleh Dicicil, Berikut Ini Ketentuan Pemberian THR Lebaran 2022 dan Cara Menghitungnya

Sesuai SE Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/1/HK.04/IV/2022, THR Keagamaan2022 wajib dicairkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
THR Keagamaan tahun 2022 wajib dicairkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan. Ilustrasi uang rupiah 

Contoh perhitungan THR (dengan gaji Rp 2.400.000):

 (Rp 2.400.000 : 12) x 8 bulan masa kerja
= Rp 200.000 x 8 bulan masa kerja
= Rp 1.600.000

3. Karyawan dengan Perjanjian Kerja Harian

Bagi pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian, upah 1 (satu) bulan dihitung sebagai berikut:

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Kehadiran Terminal Bayangan Dikeluhkan PO di Jakarta

1) Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan atau lebih, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 (dua belas) bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

2) Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 (satu) bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Tahun Ini THR Tak Boleh Dicicil

Sementara itu Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan, pembayaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini tak boleh dicicil.

Baca juga: Tak Lagi Jadi Pelakor, Anya Geraldine Berperan Mahasiswi di Pretty Little Liars

Hal itu dikatakan Ida saat meluncurkan Pos Komando (Posko) THR 2022 melalui Surat Edaran (SE) Nomor M/1/HK.04/IV/2022 tanggal 6 April 2022 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2022 bagi pekerja/buruh di perusahaan.

SE ini disampaikan dalam konferensi pers Menaker di Jakarta, Jumat (8/4/2022).

"THR itu hak pekerja dan kewajiban pengusaha."

Baca juga: JADWAL Ganjil Genap Bogor Minggu, 10 April 2022: Kendaraan Pelat Genap ke Puncak Silakan Lewat

"Di tahun ini, karena situasi ekonomi sudah lebih baik, kami kembalikan besaran THR kepada aturan semula, yaitu satu bulan gaji bagi yang sudah bekerja minimal 12 bulan."

"Bagi yang kurang dari 12 bulan, ya dihitung secara proporsional. Tanpa dicicil, alias kontan," ujar Ida, dikutip dari laman kemnaker.go.id.

THR, lanjut Ida, bukan hanya hak para pekerja yang berstatus tetap.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved