Breaking News:

Penggelapan Uang

Direktur Operasional PT ARI Ditetapkan Sebagai Tersangka Penggelapan Uang Perusahaan Rp37,4 Miliar

Bareskrim Polri tetapkan direktur operasional PT ARI berinisial RAS sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pencucian uang

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
pixabay
Bareskrim Polri menetapkan direktur operasional PT ARI berinisial RAS sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pencucian uang perusahaan pada (8/8/2022) kemarin. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Bareskrim Polri menetapkan direktur operasional PT ARI berinisial RAS sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pencucian uang perusahaan.

RAS diduga telah merekrut sejumlah orang untuk bekerja di perusahaan tersebut dan mengarahkan pembayaran fee ke rekening pribadinya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Ahmad Ramadhan mengatakan, RAS telah menipu dan gelapkan uang sejak 2018 sampai 2021.


Bahkan, atas aksi penipuan dan pencucian uang oleh RAS perusahaan tersebut harus merugi sekira Rp 37,4 miliar.

"Dari kasus ini, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 26 orang saksi dan satu saksi ahli," katanya Rabu (10/8/2022).

Namun, Ramadhan tidak menjelaskan secara detail kasus tersebut karena masih perlu pendalaman.

Rencananya, penyidik Bareskrim akan kembali memeriksa RAS sebagai tersangka atas kasus penipuan dan penggelapan serta pencucian uang.

Baca juga: GIIAS Dibuka Dua Menteri, Pilihan Mobil Listrik Jadi Makin Beragam

Baca juga: Krisna Mukti dan Rekan-rekannya Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Dugaan Penggelapan Uang Arisan

"Penyidik sedang menjadwalkan pemanggilan untuk memeriks RAS sebagai tersangka," tegasnya.

Sebagai informasi, PT ARI bergerak dibidang innovasi keuangan digital otoritas jasa keuangan (IKD OJK) sejak Maret 2020 lalu. (m26)
 
 
 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved