Gempa Cianjur
Petirahan di Cianjur Ini Tetap Berdiri Tegak Meski Tanah di Sekelilingnya Longsor
Sebuah vila di Cugenang tetap berdiri meski tanah di sekelilingnya longsor akibat gempa Cianjur, Senin (21/11/2022).
Penulis: Desy Selviany | Editor: Ign Prayoga
"Dulu banyak banget pohon duriannya. Tapi, ya itu lama-lama habis. Ramai ceritanya," tambahnya.
GS kemudian menunjuk orang lain untuk menjaga vila tersebut.
Warga kemudian juga mendapat kabar bahwa GS dan keluarganya pindah ke Bandung. "Mungkin karena faktor usia, jadi GS milih tinggal di Kota Bandung sama anaknya," katanya.
Setelah GS meninggal dunia, vila tersebut semakin sepi.
Secara pribadi, Yanto tak mengenal GS. Namun, cerita lisan yang hidup di desa tersebut menyatakan GS adalah pengusaha kaya raya di kota Cianjur.
Namanya cukup tersohor lantaran memiliki toko bahan bangunan. Lebih dari itu, GS merupakan pelopor penjualan keramik yang sampai saat ini jadi material populer untuk lantai dan dinding.
Setelah gempa Senin lalu, keluarga GS menjemput si penjaga vila. "Sekarang mah sudah kosong, enggak tahu ke mana yang jaga. Dengar-dengar sih dibawa ke Bandung sama keluarga GS," kata Yanto.
Yanto berada di dekat vila GS saat tanah yang dia pijak terguncang, Senin siang.
Yanto melihat ribuan kubik tanah meluncur ke warungnya yang letaknya lebih rendah dari vila GS. Yanto berlari secepat-cepatnya menjauhi longsoran tanah tersebut.
Dia pun melihat ketika longsoran tanah menerjang warungnya. Istri dan anak Yanto yang berada di dalam warung pun jadi korban.