Permintaan Sepatu Turun Drastis, PT Nikomas Gemilang Bakal Kurangi 1.600 Karyawan
Produsen sepatu brand global, PT Nikomas Gemilang, di Cikande, Banten, bakal mengurangi ribuan karyawan.
Wakil Ketua API, Nurdin Setiawan mengatakan, perusahaan padat karya terutama yang berorientasi ekspor sudah menyerap banyak tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.
Nurdin menyatakan, saat ini perusahaan padat karya menghadapi situasi sulit. "Sekarang, jangankan merekrut lulusan-lulusan baru, karyawan yang sekarang bekerja saja, mulai Januari 2022, kita sudah melakukan lebih dari 60 ribu pemutusan hubungan kerja (PHK). Jadi, di kami seperti itu kondisinya," ujar Nurdin, Selasa (3/1/2023).
Nurdin juga mengeluhkan situasi yang sulit diperkirakan oleh pengusaha, yakni tingkat produktivitas tidak sejalan kenaikan upah minimum.
"Yang paling tidak bisa diprediksi, ketika upah minimum naik tidak dibarengi peningkatan produktivitas, mengakibatkan biaya lembur meningkat," kata Nurdin.
Menurut dia, ada beberapa komponen yang harus dikeluarkan perusahaan selain upah minimum yang pada akhirnya berjumlah cukup besar.
"Kalau kita hitung selisih upah minimum yang sesungguhnya dikeluarkan perusahaan itu lebih daripada satu kali lipat (upah minimum)," katanya.
Ekspansi
Pada November 2022, muncul kabar bahwa tiga perusahaan besar akan hengkang dari Banten. Ketiga perusahaan itu adalah PT Nikomas Gemilang, PT PWI di Kabupaten Serang, dan PT KMK Global Sport di Kabupaten Tangerang.
Untuk diketahui, PT Nikomas Gemilang yang merupakan produsen sepatu merek Internasional itu memiliki lebih dari 50 ribu pekerja.
Kabar tiga perusahaan kelas kakap itu bakal hengkang diembuskan oleh Kepala Disankertrans Provinsi Banten, Septo Kalnadi.
Namun, Pj Gubernur Banten Al Muktabar membantahnya.
Al Muktabar mengaku, dirinya membaca berita PT Nikomas Gemilang membuka lowongan kerja baru.
"Saya melihat berita bahwa PT Nikomas Gemilang membuka lowongan kerja beberapa hari terakhir ini," kata Al Mutabar, Selasa (15/11/2022), dikutip dari TribunBanten.
Al Muktabar pun memperingatkan pejabat Provinsi Banten untuk mempertimbangkan suatu informasi, sebelum menyampaikannya kepada publik.
Al Muktabar menilai, bahwa Banten adalah kawasan strategis untuk investasi.
Dua Siswi SMP di Cikande Banten Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Honorer Saat Kegiatan Kemah |
![]() |
---|
Oknum Guru Honorer di Cikande Banten Cabuli Siswi SMP saat Kemah Pramuka, Kini Ditangkap Polisi |
![]() |
---|
Insiden di Bandara Jadi Sorotan, Uluran Tangan Bahlil Tidak Disambut Prabowo, Said Didu Buka Suara |
![]() |
---|
Begini Solusi Wabup Intan Nurul Hikmah untuk 3 Ribu Karyawan yang Kena PHK di Kabupaten Tangerang |
![]() |
---|
Alasan 2 Pabrik Sepatu Nike di Tangerang PHK 3500 Karyawannya Menjelang Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.