Perang Palestina Israel

Belasan Tentara Israel Tewas, Rudal Hamas Hancurkan Kendaraan Lapis Baja Pengangkut Pasukan Musuh

Tentara Israel mengalami kekalahan dalam pertempuran darat di Jalur Gaza, Selasa (31/10/2023)

|
Editor: Ign Prayoga
AFP/Yuri Cortez
Gambar yang diambil dari posisi dekat Sderot di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza pada 31 Oktober 2023 ini menunjukkan sebuah tank Israel melaju di dekat perbatasan di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas Palestina. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Tentara Israel mengalami kekalahan dalam pertempuran darat di Jalur Gaza, Selasa (31/10/2023) waktu setempat.

Belasan tentara Israel menemui ajalnya saat berusaha melakukan masuk lebih jauh ke Jalur Gaza.

Militer Israel mengungkapkan, 11 tentara dari Batalyon Tzabar Brigade Infanteri Givati tewas kendaraan lapis baja Namer yang mereka tumpangi terkena peluru kendali (rudal) anti-tank yang ditembakkan oleh Hamas.

Insiden ini juga menyebabkan seorang tentara terluka parah dan empat tentara lainnya mengalami luka-luka.

Dikutip dari Time of Israel, otoritas militer Israel pada Rabu (1/11/2023) mengatakan, banyak korban jatuh dalam upaya melenyapkan kelompok Hamas.

Laporan lainnya menyatakan, dua tentara Israel dari Yerusalem dan Yagur juga tewas ketika tank yang mereka kendarai mereka menabrak alat peledak.

Insiden ini juga menyebabkan dua tentara terluka parah.

Masih pada hari yang sama, seorang tentara Isreael terluka parah dalam bentrokan terpisah dengan milisi di Jalur Gaza.

Sementara pada hari Rabu, dua tentara dari Batalyon 101 Pasukan Terjun Payung juga terluka parah dalam pertempuran dengan Hamas.

Jumlah korban tewas dari pihak Israel ini seakan menegaskan prediksi banyak pihak bahwa Israel akan kesulitan menaklukan perang kota yang "rapat dan sempit", meski mereka berminggu-minggu melakukan serangan udara mematikan.

Zona pertempuran perkotaan diperkirakan dipenuhi dengan bom dan jebakan serta dilemahkan oleh jaringan terowongan yang luas yang digunakan oleh pejuang Hamas untuk menyergap atau mengejutkan pasukan.

“Hilangnya tentara IDF dalam pertempuran melawan teroris Hamas di Gaza merupakan pukulan berat dan menyakitkan,” ujar Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada unggahan di Twitter, Rabu pagi.

Yoav Gallant menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

“Pencapaian signifikan kami dalam pertempuran sengit di Jalur Gaza, sayangnya menimbulkan banyak korban,” katanya.

Yoav Gallant sesumbar Israel siap untuk operasi yang panjang dan rumit.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved