Selasa, 19 Mei 2026

Hasil Pilpres Digugat

Jelang Putusan Sengketa Pilpres, Blok Pelajar Politik Merdeka Berharap MK Netral 

Aksi massa dari Blok Pelajar Politik Merdeka dan Aliansi Mahasiswa se-jabodetabek berharap MK dapat bersifat netral jelang putusan sengketa pilpres.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
Istimewa
Aksi massa dari Blok Pelajar Politik Merdeka dan Aliansi Mahasiswa se-jabodetabek berharap Mahkamah Konstitusi (MK) dapat bersifat netral jelang putusan sengketa pilpres. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Aksi massa dari Blok Pelajar Politik Merdeka dan Aliansi Mahasiswa se-jabodetabek berharap Mahkamah Konstitusi (MK) dapat bersifat netral jelang putusan sengketa pilpres.

Perwakilan Blok Pelajar Politik Merdeka, Feisya mengatakan kedatangan rombongan teman-temannya agar perselisihan pemilu 2024 ini segera usai.

"Pesan yang kami bawa yakni MK harus tetap netral, tidak mudah diintervensi yang khawatirnya menyebabkan perselisihan antar paslon baik 01, 02 dan 03," ujar Feisya selepas bubarnya massa aksi di Patung Kuda, Monas, Jumat (19/4/2024)

Feisya menjelaskan harapan teman-teman dari massa aksinya sebagai perwakilan kelompok muda, agar MK konsisten menjaga marwah demokrasi dan netral dari bentuk tekanan apapun.

"Harapannya MK harus konsisten, tidak mudah ditekan, sehingga demokrasi kita ini tetap berjalan semestinya sehingga damai bersama," ungkap Feisya.

Diketahui, Massa aksi yang mengaku sebagai Blok Pelajar Politik Merdeka dan Aliansi Mahasiswa se-jabodetabek kini telah membubarkan diri dari lokasi aksi di patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat.

Pembubaran massa yang juga mengaku mendukung paslon 02, Prabowo-Gibran itu mulai mengurai ketika waktu mendekati maghrib yakni sekira pukul 17.33 WIB.

Meski sempat diawali aksi ricuh, massa aksi terlihat menujukkan gelagat untuk membubarkan diri ketika polisi meningkatkan pengamanan massa.

Selain itu, mereka terlihat bubar dikarenakan massa aksi kontra dengan Mahkamah Konstitusi (MK) ikut pulang meninggalkan lokasi aksi.

Sembari mendendangkan lagu khas pendukung paslon 02, massa aksi yang terdiri dari remaja berseragam putih abu-abu beserta pemuda yang memakai almamater kampus, berbalik dan pulang menuju kediamannya masing-masing.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved